|
Nasional
Sekjen PBB Berharap Hubungan Jepang - Cina Membaik
Sabtu, 23 April 2005 | 15:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kofi Annan, Sekretaris Jenderal PBB, berharap hubungan Jepang dan Cina dapat membaik. Ia percaya permintaan maaf Perdana Menteri Junichiro Koizumi terhadap kesalahan Jepang di Perang Dunia II telah direspons dengan baik.
"Tidak hanya di sini, namun juga di seluruh dunia," katanya dalam konferensi pers di tengah penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika II di Jakarta, Sabtu (23/4) siang.
"Saya rasa pernyataan Koizumi juga membantu membentuk suasana yang tepat untuk pertemuan kedua negara hari ini," lanjut Annan. "Saya harap pernyataan itu juga dapat memfasilitasi diskusi kedua pihak.".
Rencananya, petang ini, Koizumi dan Presiden Cina Hu Jintao akan bertemu untuk membicarakan hubungan kedua negara yang memburuk dalam beberapa hari terakhir.
Ketegangan Jepang dan Cina diawali dengan diterbitkannya buku pelajaran yang menyatakan kekejian Jepang dalam Perang Dunia II, sebagai kecelakaan sejarah. Cina, dan beberapa negara lain, memprotes. Aksi unjuk rasa anti-Jepang pun bermunculan dan sempat membuat sejumlah fasilitas Jepang rusak.
Annan menyatakan bahwa Jepang dan Cina adalah bangsa-bangsa yang dewasa dengan pemimpin yang bijak. "Mereka akan kembali ke jalurnya," ungkap pria asal Ghana itu.
Ibnu Rusydi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|