Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Perdana Menteri Jepang Minta Maaf
Jum'at, 22 April 2005 | 16:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi, di depan puluhan kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara Asia Afrika, meminta maaf atas agresi dan pemerintahan kolonial yang pernah menyebabkan kerusakan dan penderitaan rakyat di negara-negara Asia.

"Sejak akhir Perang Dunia II, Jepang tidak pernah lagi menjadi kekuatan militer, namun menjadi sebuah kekuatan ekonomi dengan prinsip pendekatan yang damai," katanya saat menyampaikan pandangan di Konferensi Asia Afrika Jumat (22/4) siang, Jakarta.

Menurut Koizumi, kebangkitan Jepang setelah kekalahan di Perang Dunia II, adalah juga berkat bantuan masyarakat Internasional. Karena itu, Jepang telah dan akan terus membantu kawasan Asia-Afrika dengan penekanan pada pengembangan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan sanitasi, serta pemajuan tingkat kesehatan, termasuk penanganan isu air bersih dan penyakit berbahaya, di samping bidang perdagangan dan investasi.

Jepang menyampaikan tiga poin yang dipandang penting untuk dikerjakan bersama, yaitu pembangunan ekonomi, perdamaian dan memajukan kerjasama internasional. "Kami akan terus berusaha menyediakan bantuan pembangunan resmi (official development assistance) 0.7 persen dari pendapatan nasional bruto kami," kata Koizumi. Hal ini adalah sebagai kontribusi untuk memenuhi Sasaran Pembangunan Milenium (Millenium Development Goals/MDG).

"Dalam lima tahun mendatang, kami akan menyediakan AS$ 2,5 milyar untuk membantu penghindaran bencana, dan langkah-langkah rekonstruksi di Asia, Afrika dan kawasan lain," lanjut Koizumi. Ibnu Rusydi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Menado Tolak Konferensi Asia Afrika
Jasa Marga Siapkan Sniper di Jalan Tol
Malaysia Dukung Reformasi di Tubuh PBB
Zimbabwe Tertarik Produk IPTN
Jepang Akan Tingkatkan Investasi di Afrika
Ribuan Pelajar Pasang Bendera Peserta KAA
KAA Diawali Mengheningkan Cipta Untuk Korban Tsunami
Beberapa Negara Asia-Afrika Usulkan Bentuk Bandung Group di PBB
Kalimantan Selatan Tolak Penunjukan Pengadaan Logistik Pilkada
Polisi Khusus Bandara Siaga Amankan Peserta KAA
> selengkapnya...


Referensi

Jakarta Sambut KAA

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data