|
Beberapa Negara Asia-Afrika Usulkan Bentuk Bandung Group di PBB
Kamis, 21 April 2005 | 21:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Beberapa negara mengajukan ide pembentukan “Bandung Group” di Markas Perserikatan Bangsa-bangsa, New York. "Ide itu terutama datang dari Srilanka," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Marty M Natalegawa usai rangkaian pertemuan bilateral Menlu Hassan Wirajuda dengan beberapa menteri Asia dan Afrika, Kamis (21/4).
Menurut Marty, maksud dari gagasan ini adalah untuk meneruskan hal-hal yang telah didiskusikan dan dirumuskan dalam Konferensi Asia Afrika agar bisa disikapi secara nyata. "Tujuannya agar bisa diperjuangkan di PBB," ujarnya.
Beberapa negara, menurut Marty, menilai peringatan emas Konferensi Asia Afrika sebagai pertemuan yang berharga untuk kepedulian Asia Afrika. Dokumen kesepakatan Asia Afrika, lanjutnya, dianggap sebagai dokumen yang dirancang sebagi cermin kepedulian negara Asia-Afrika. "Walau (diakui) masih ada tantangan dan perbedaan yang harus dihadapi, namun, banyak masalah riil yang bisa dipecahkan dengan adanya konferensi ini," ujar Marty.
Mengenai reformasi PBB, kata Marty, Indonesia sepakat dengan beberapa negara, terutama Mesir, bahwa reformasi itu perlu dilakukan. "Tapi jangan sampai dipaksakan," ujarnya. Sebab, katanya, masih ada pertentangan dan perbedaan di antara negara-negara. Mesir sendiri menyambut positif sikap Indonesia yang, seperti halnya Mesir, sepakat bahwa perlu penambahan jumlah anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan bahwa badan dunia itu perlu direformasi.
Yophiandi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|