Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Presiden Yudhoyono Terima Presiden Pakistan dan Korea Utara
Kamis, 21 April 2005 | 12:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (21/4) pagi mulai menerima para kepala negara yang akan turut serta dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) yang akan dibuka Jumat (22/4) besok.

Tepat jam 10.00 WIB, Presiden Yudhoyono menerima Presiden Republik Islam Pakistan Pervez Musharraf, di Istana Merdeka. Yudhoyono dengan didampingi sejumlah menteri, antara lain Menkopolhukam Widodo AS, Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra, Menteri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, dan Kepala Badan Intelejen Negara Syamsir Siregar.

Usai menerima Musharraf di tangga Istana Merdeka, kedua kepala negara mengadakan pembicaraan di dalam Istana Merdeka. Pada saat Yudhoyono dan Musharraf asyik melakukan pembicaraan, rombongan Presiden Republik Demokratik Rakyat Korea Utara, Kim Yong Nam, datang ke Istana Merdeka. Rombongan Presiden Kim datang 15 menit lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan.

Praktis karena Presiden Yudhoyono masih melakukan pembicaraan dengan Presiden Pakistan, Presiden Kim tidak langsung disambut Presiden Yudhoyono. Rombongan Presiden Korea ini dipersilahkan menunggu di ruang tunggu di sayap kanan Istana Merdeka.

Setelah Presiden Pakistan meninggalkan Istana Merdeka, barulah Presiden Yudhoyono menyambut Presiden Korea melalui pintu utama Istana Merdeka.

Hari ini, Presiden Yudhoyono juga akan menerima Presiden Republik Zimbabwe, Robert Gabriel Mugabe, dan Presiden Sudan Omer Hassan Ahmed Al Bashir petang ini. Sementara malam harinya, Yudhoyono dijadwalkan menerima Perdana Menteri Thailand Thaksin Sinawatra.

Dimas Adityo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jalur Delegasi Konferensi Asia Afrika
Hindari Senayan dan Sejumlah Hotel
Jalan dari Cengkareng Dibuka Tutup
Belum Ada Rencana Penutupan Lalu Lintas di Jaktim
Ali Alatas Akan Keliling Asia Hingga September
Ali Alatas: KAA Bukan Hanya Untuk Nostalgia
Dubes Bantah Palestina Jadi Isu Timur Tengah
Jakarta Sambut Delegasi Asia Afrika
Kerjasama Ekonomi, Hal Realistis Untuk Konferensi Asia Afrika
Pengamat: Konferensi Asia Afrika Ajang Romantisme
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Soekarwo Dekati PGRI
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2
Hanya Enam Parpol di Malang yang Penuhi Kuota Perempuan
Tiket Kereta Bojonegoro-Jakarta Ludes Terjual

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data