Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Anwar: Pengadaan Lima Logistik Pemilu Diduga Korupsi
Rabu, 20 April 2005 | 18:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Anwar Nasution mengungkapkan, pemeriksaan terhadap Komisi Pemilihan Umum menemukan adanya indikasi korupsi dalam pengadaan logistik pemilu oleh lembaga itu.

"Pokoknya orang-orang yang terlibat dalam panitia di lima bidang itu (diduga korupsi)," kata Anwar sebelum menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (20/4), di Kantor Presiden.

Ia mengatakan, pemeriksaan terhadap KPU baru menyangkut pengadaan kertas suara, surat suara, kotak suara, tinta, dan teknologi informasi. Hasil pemeriksaan itu akan diserahkan ke DPR besok.

Anwar tidak bersedia mengungkapkan hasil temuan pemeriksaan di lima bidang itu. Menurutnya, BPK tidak mempunyai wewenang menyampaikan hasil temuannya. "BPK tidak bisa mengatakan karena bukan penegak hukum, baru dugaan-dugaan. Nanti mau diperiksa pengadilan apakah benar atau tidak dugaan korupsi itu," kata dia.

Anwar kembali mengaskan, "Korupsi dalam pengadaan-pengadaan itu masih dugaan, akan dibuktikan oleh pengadilan."

BPK, kata dia, tidak akan menyampaikan hasil temuannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi maupun lembaga lain. Hasil audit akan diserahkan ke DPR sebagai pemberi tugas untuk mengaudit dana operasional pemilu.

Mengenai perlindungan kepada anak buahnya, Khairiansyah Salman, ketua subtim Pemeriksaan Investigatif pengadaan dan distribusi kotak suara, Anwar mengungkapkan, pihaknya akan memberikan perlindungan setelah kasus dugaan korupsi KPU diserahkan ke pengadilan.

Tentang pertemuannya dengan Ketua KPU Nazaruddin Syamsuddin pada 30 Maret, Anwar menjawab, pertemuan itu untuk mengklarifikasi hasil temuan auditnya. Pemanggilan Nazaruddin juga untuk mengatur pertemuan auditor dengan KPU. Sunariah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kepala BIN (Badan Intelijen Negara), AM Hendropriyono (kanan) dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution berbincang-bincang sebelum memulai rapat dengar pendapat Pansus RUU Anti Terorisme di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, Selasa, 18 Februari 2003. Rapat tersebut akhirnya ditunda karena bertepatan dengan berlangsungnya Sidang Paripurna pengesahan UU Pemilu.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030318]. Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri), Gubernur BI, Syahril Sabirin (tengah) dan Deputi Gubernur BI, Miranda Goeltom (kanan) termenung ketika mendengarkan pertanyaan anggota dewan mengenai status Perum Peruri dan Bank Central Asia (BCA) pada rapat kerja dengan komisi IX DPR di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].
Anwar Nasution dan AM Hendropriyono
Anwar Nasution, Syahril Sabirin dan Miranda Goeltom
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jimly: Korupsi di KPU Tanggung Jawab Pribadi
Besok, Ketua BPK Bertemu Ketua KPK
Hamid: Tak Etis Saya Berkomentar
Anwar Nasution: BPK Bukan Intelijen
Putri Mulyana Antar Surat Ayahnya ke KPK
Pengacara Mulyana Akan Menuntut Khairiansyah
Ada Anggota KPU Lain Juga Mencoba Menyuap BPK
Pejabat Jadi Tersangka Akan Dinonaktifkan
Sekjen PBB Agendakan Pertemuan Khusus dengan Menlu Asia-Afrika
Ketua KPU Mengetahui Ada Dana Taktis
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data