Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Laporan Pemerintah Tentang Tsunami Belum Selesai
Rabu, 20 April 2005 | 15:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah dipastikan tidak dapat menyelesaikan laporan keuangan mengenai dana bantuan untuk bencana gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara di konferensi internasional Badan Pemeriksa Keuangan sedunia yang berlangsung 25-27 April di Jakarta.

Menurut J. Handjari, Penanggungjawab audit Badan Pemeriksa Keuangan untuk bantuan tsunami NAD dan Sumut kepada Tempo di kantornya, Rabu (20/4), “nanti terpaksa kita bilang ke forum konferensi, bahwa sedang kita selesaikan,” katanya.

Menurut Handjari, persoalan ini diketahuinya karena ketika terakhir kali BPK mengundang instansi pemerintah terkait, yakni Bappenas, Menko Kesra dan Bank Indonesia, selasa lalu, “mereka menyatakan laporan keuangannya masih belum selesai,” kata Handjari.

“Saya tidak tahu alasannya kenapa,” ujar Handjari. Menurut perkiraannya, hal ini terjadi karena pemerintah sejak awal terjadinya bencana, tidak siap dengan sistem pencatatan dan pelaporan yang sesuai dengan standar akuntansi.

Padahal, kata Handjari, BPK sudah mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan sistem pencatatan dan pelaporan dana bantuan untuk NAD dan Sumut sejak Januari lalu. “Namun setelah 3 bulan, dana bantuan tersebut masih belum jelas pertanggungjawabannya,” kata Handjari.

Sebelumnya, pemerintah telah minta waktu kepada BPK untuk menyelesaikan laporan keuangan selama dua minggu terhitung sejak pengembalian laporan pemerintah oleh BPK. Seperti ramai diberitakan sebelumnya, laporan yang diserahkan pemerintah tertanggal 25 Maret lalu, dinilai BPK tidak layak masuk katagori sebagai laporan keuangan.

Rencananya, laporan tersebut akan dilaporkan dalam konferensi internasional BPK dari negara-negara korban tsunami dan donor. “Kini sudah lewat dua minggu dari waktu yang diminta pemrintah dan kurang dari seminggu dari konferensi, pemerintah masih meminta waktu lagi, apa boleh buat,” kata Handjari.

Dian Imamah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Malnutrisi Balita Pengungsi Aceh Sama Dengan Non Pengungsi
Kayu Impor Untuk Aceh Harus Dikoordinasikan Dengan Menhut
Jackie Chan "Beraksi" di Kantor Presiden
Presiden Bentuk Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh dan Nias
Fase Rekonstruksi Aceh Dan Nias Akan Bersamaan
Peraturan Tentang Rehabilitasi Aceh Disahkan Hari Ini
Pemerintah Akan Tender 21 Proyek Infrastruktur
Clinton Utusan Khusus PBB untuk Tsunami
Pasar Permanen Segera Dibangun di Nias dan Aceh
Hasil Audit Tsunami Seluruh Dunia Dilaporkan ke INTOSAI
> selengkapnya...


Referensi

Pengungsi Palsu dan Konflik di Seputar Tenda
Sebulan Hanya Bengong dan Melamun
Kisah Sedih di Hari Minggu
Suatu Malam Jauh di Selatan
Rumah Instan Tahan Gempa
PETAKA
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data