Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Dua Puluh Juta Orang Terima Kartu Miskin
Selasa, 19 April 2005 | 13:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua puluh juta orang sangat miskin, menurut Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, sudah menerima kartu miskin, dari 36 juta orang yang ditargetkan pemerintah. "Sudah lebih dari 50 persen,"kata Menteri Fadilah usai membuka Workshop tentang "Hasil Assisgment Gizi di Propinsi NAD Pasca Tsunami" di Departemen Kesehatan, Rabu (20/4).

Kartu miskin merupakan program pemerintah melalui Departemen Kesehatan sebagai bentuk penyaluran dana kompensasi bahan bakar minyak (BBM). Menurut Menteri Kesehatan, dari 36 juta orang sangat miskin yang menjadi target penerima bantuan, angka ini masih bisa berkembang lagi dengan adanya orang-orang miskin. Mekanisme pembagian kartu miskin, dengan menerapkan sistem jemput bola. "Rakyat tidak perlu daftar,"kata Menteri Fadilah.

Departemen Kesehatan dibantu PT Askes sebagai penyalur dana kompensasi, menurut Menteri Kesehatan, membagikan kartu miskin ke penduduk. Data orang miskin tersebut diperoleh dari pemda setempat, kemudian diolah Depkes. "Nanti diklarifikasi mana yang betul-betul miskin,"ujarnya.

Menteri Kesehatan berharap akhir Juli ini sisa sebanyak 16 juta orang miskin lainnya sudah bisa memperoleh kartu miskin ini. Distribusi kartu miskin dapat dikontrol oleh masyarakat melalui RT dan RW setempat. Bagi yang belum mensdapat kartu miskin, bisa minta ke ketua lingkungannya masing-masing.

Ami Afriatni

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana di klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi (sekolah stroke) binaan Dr. Hermawan Suryadi, Sps di Kemanggisan, Jakarta, 22 Februari 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/213/2002; 20020511 ]. Suasana penderita sroke yang sedang menjalani terapi  di klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi (sekolah stroke) binaan Dr. Hermawan Suryadi, Sps di Kemanggisan, Jakarta, 22 Februari 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/213/2002; 20020511 ].
Stroke
Stroke
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jefrey Sach Diundang Tanggulangi Kemiskinan
Duh, Mati Saja Mahal Biayanya
Dewan Dibikin Bingung Argumenasi Rumah Sakit
DPRD Bekasi Segera Bahas Pasien Miskin yang Tak Dirawat
Kartu Miskin di Kabupaten Majalengka Dikomersilkan
Deptan dan PBB Buat Program Penghapusan Kemiskinan
Bulog NTB Kirim Beras ke NTT
YLKI Akan Gugat Presiden Soal Rokok
Warga Kaliangke Tanggapi Dingin Program Perbaikan Rumah
Rawan Pangan di NTT Akibat Kebijakan Pangan yang Tidak Tepat
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No.9 Thn.1960 Tentang Pokok - Pokok Kesehatan
PP RI No.39 Thn.1995 Tentang Penelitian Pengembangnan Kesehatan
PP RI No.32 Thn.1996 Tentang Tenaga Kesehatan
Sebaran Demam Berdarah Dengue 1968 - 2003
Cakupan Pengobatan Massal
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Departemen Keuangan
Departemen Sosial
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data