|
Kasus Penyelundupan Mariyuana
Corby Tampak Sehat Ketika Diperiksa
Selasa, 19 April 2005 | 14:27 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Tim medis dari Rumah Sakit Umum Sanglah pagi tadi memeriksa Schapelle Leigh Corby, terdakwa kasus penyelundupan mariyuana berusia 27 tahun. Setelah pemeriksaan selama tiga jam lebih, gadis warga negara Australia itu kembali dibawa ke penjara Krobokan, Bali.
Tim yang dipimpin Dr. Semara Jaya memeriksa secara umum terhadap jantung, paru-paru, tensi, dan darah melalui uji laboratorium. Secara kejiwaan dilakukan tes dan wawancara. "Hasilnya masih harus dirapatkan terutama oleh tim kejiwaan," kata Semara.
Hasil rapat tidak akan diumumkan kepada wartawan dan hanya diserahkan kepada jaksa penuntut umum. Ditanya apakah sudah bisa dipastikan Corby akan dapat hadir di persidangan, Kamis nanti, Semara menyebutkan, hal itu kewenangan jaksa.
Corby tampak sehat ketika dibawa keluar ruangan dan dimasukkan ke mobil tahanan. Ia yang mengenakan singlet dan celana pendek dengan kain mengikat kepalanya sempat menyapa kakaknya, Mercedes. Ia juga tersenyum hangat.
Pengacara Corby Lili Loebis menyebutkan, dokter menjelaskan bahwa Corby menderita maag agak parah. Akibatnya, tekanan darahnya tidak normal dan sering naik turun. Diare disebabkan oleh depresi berkepanjangan, selain latar belakang penyakit asma yang dideritanya.
Lili membantah, depresi Corby hanyalah sandiwara untuk mengulur-ulur waktu. "Sejak awal dia sudah merasa tertekan karena ancaman hukuman mati, kini sudah 7 bulan sehingga sekarang mungkin adalah puncaknya," katanya.
Sementara itu Jaksa Ida Bagus Wiswantanu yang menjadi penuntut kasus ini menegaskan, pemeriksaan hanya untuk memastikan apakah Corby bisa disidangkan
Kamis (21/4) mendatang. "Jadi tidak akan mempengaruhi kasus dan tuntutannya," katanya. Rofiqi Hasan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|