Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

Wabah Cikungunya di Lombok Barat Mulai Meluas
Selasa, 19 April 2005 | 14:01 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:Penderita cikungunya di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai meluas. Jika sebelumnya menyerang ratusan warga di Dusun Kapek Atas, Kecamatan Gunungsari, kini mulai menyerang warga sebelahnya di Dusun Belencong.

Jumlah penderita di Dusun Belencong saat ini mencapai 48 orang. Jumlah itu kemungkinan akan bertambah, mengingat data yang terserap baru di Puskesmas Gunungsari dan di Dinas Kesehatan NTB.

"Kemungkinan akan bertambah. Tapi kita akan terus mengantisipasi dengan melakukan pengasapan (fogging) dan pemberian bubuk abate gratis pada warga," tegas dr Thamrin Hijaz, Kepala Seksi Penanggulangan Kejadian Luar Biasa, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, di kantornya, Selasa (19/4) siang.

Kasus cikungunya di Lombok Barat mendapat perhatian langsung dari Dinas Kesehatan NTB, mengingat sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Atas kasus itu pula, Dinas Kesehatan NTB juga telah turun langsung ke lapangan untuk membantu petugas dari Puskesmas Gunungsari, mengingat tenaga di lapangan terbatas.

"Kita telah turun hari ini juga, mengingat kasusnya telah merembet ke desa lain," imbuh Thamrin Hijaz.

Untuk penanggulangannya Dinas Kesehatan NTB telah melakukan pengasapan di Dusun Belencong dan
memberikan bubuk abate pada Selasa (19/4) siang.

Menurut Thamrin, kasus cikungunya di Belencong telah terjadi mulai tanggal 13 hingga sekarang ini. Dirinya juga mengaku kaget ketika tiba-tiba laporan cikungunya menjadi berkembang, sebab laporan sebelumnya kasus cikungunya hanya terjadi di Dusun Kapek Atas. "Data ini baru kita peroleh setelah kita turun ke lapangan," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi merebaknya virus cikungunya yang disebarkan lewat nyamuk aedes aegypti dan aedes albovictus ini, Dinas Kesehatan telah menghubungi sejumlah puskesmas yang ada di Kabupaten Lombok, juga puskesmas di kabupaten lainnya.

sujatmiko


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan Warga Lombok Barat Terjangkit Cikungunya
Cikungunya Serang Tanah Sareal Bogor
Penyakit Aneh Lumpuhkan Warga Cikalong


Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Soekarwo Dekati PGRI
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2
Hanya Enam Parpol di Malang yang Penuhi Kuota Perempuan
Tiket Kereta Bojonegoro-Jakarta Ludes Terjual

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data