Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemilihan Paus Baru

Kardinal Joseph Ratzinger Diunggulkan
Selasa, 19 April 2005 | 04:14 WIB

TEMPO Interaktif, Vatikan: Kardinal Joseph Ratzinger dinilai lebih berpeluang menjadi paus ke-265, menggantikan Paus Yohannes Paulus II yang meninggal pada 2 April lalu. Kardinal dari Jerman berusia 78 tahun itu dinilai berpandangan sama dengan pendahulunya.

Proses pemilihan secara tertutup (konklaf) mulai berlangsung di Kapel Sistina, Kota Vatikan, sejak Senin kemarin. Konklaf dimulai pukul 16:30 waktu setempat (pukul 21:30 WIB). 115 kardinal yang berumur kurang dari 80 tahun dari 52 negara berhak memberikan suaranya.

Kawasan dengan wakil terbesar adalah Eropa dengan 38 kardinal, disusul Amerika Tengah dan Selatan (20 kardinal), Amerika Utara (14), Afrika (11), dan Oceania (2). Italia menempatkan 20 orang kardinal.

Seperti pendahulunya, Ratzinger menolak teologi pembebasandan modernisasi. Dia juga menolak praktek aborsi, penggunaan alat kontrasepsi, dan pastur wanita. Pria yang diangkat sebagai kardinal sejak 1977 ini mendapatkan julukan 'sang pemaksa" karena membungkam gereja-gereja Katolik yang memiliki pendirian berlawanan dengan Vatikan.

Sejumlah orang menduga, Ratzinger diperkirakan memiliki dukungan kuat karena kiprahnya sebagai Ketua Dewan Kardinal dan pemimpin doktrin Vatikan selama 24 tahun. Seorang pejabat Vatikan yang telah bekerja dengannya selama bertahun-tahun merasa yakin bahwa profesor di bidang teologi dogmatis dan sejarah dogma pada Universitas Regensburg, Jerman, itu akan terpilih.
"Saya sangat yakin Ratzinger akan menjadi paus yang baru," kata dia.

Lawan terberat Ratzinger adalah Kardinal Dionigi Tettamanzi, 71 tahun. Uskup Agung Milan ini akan menjadi pilihan favorit bagi kardinal beraliran moderat dan reformis. Apalagi dia mendapatkan dukungan dari kardinal senior, Carlo Maria Martini, yang disukai sebagian besar orang. Faisal


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Para Kardinal Bersiap Pilih Paus Baru
Polandia Minta Jantung Paus Dikubur di Krakow
Pemakaman Paus Khidmad
Prosesi Pemakaman Paus
Kardinal Kepercayaan Paus Pimpin Pemakaman
Roma Kini Menjadi Kota yang "Terblokir"
Tujuh Jam Menuju Santo Petrus
Paus Dimakamkan Jumat
Muhammadiyah dan NU Jadi Delegasi ke Vatikan
Requiem Buat Paus
> selengkapnya...


Referensi

PROSESI
MEMILIH SRI PAUS BARU

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data