Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Muktamar ke-II PKB

Muhaimin Iskandar Tak Terbendung
Senin, 18 April 2005 | 19:30 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang: Setelah Saifullah Yusuf mundur dari bursa calon ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa, giliran A.S. Hikam dan Ali Masykur melakuan hal serupa. Hikam bahkan mengajak peserta Muktamar ke-II partai itu memboikot persidangan pemilihan ketua umum dewan tanfidz (eksekutif).

Kini, calon yang tersisa tinggal Muhaimin Iskandar dan Mahfud Md. Namun, Mahfud belum lima tahun menjadi pengurus pusat partai itu. Padahal, itu merupakan salah satu syarat pencalonan.

Hikam menilai, proses pada Muktamar II di Semarang ini berjalan tidak demokratis. Ia juga menilai, muktamar "dipenuhi dengan rekayasa untuk kepentingan tertentu" serta "sarat dengan ambisi seseorang".

"Muktamar ini sudah cedera. Banyak terjadi otak-atik aturan muktamar untuk mengegolkan ambisi pribadi," kata mantan Menteri Riset dan Teknologi itu di Semaran, Senin sore.

Hikam mencontohkan, rekayasa sudah dimulai sejak terpilihnya Abdurrahman Wahid secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Syuro. Padahal, sidang sedang membahas pandangan umum pengurus wilayah terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya.

Rekayasa lain, ia menjelaskan, persyaratan calon ketua umum yang harus lima tahun aktif di PKB serta dukungan pencalonan 150 cabang. Ia menegaskan, muktamar "sudah dicemari oleh kepentingan pribadi salah satu calon yang menonjol" dan "menyimpang dari akhlakul karimah yang selama ini dipegang PKB".

Adapun Ali Masykur Musa dalam jumpa pers terpisah enggan menjelaskan alasan pengunduran dirinya. Ia juga tidak menggunakan istilah "mengundurkan diri" melainkan "menarik diri" dari pencalonan.

"Saya ingin sistem demokrasi di muktamar seharusnya bisa memberikan ruang kebebasan yang sebesar-besarnya kepada semua orang," tuturnya. Anas Syahirul/Sohirin

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Tim 7 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu  Alwi Shihab, Mahfud MD (kanan) didampingi Ketua DPP PKB kubu Alwi Shihab, AS Hikam (kiri) menunjukkan logo baru Partai Kebangkitan Nasional (PKN) pada jumpa pers di Kantor DPP PKB Kalibata, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/460/2003; 20030627]. Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB)  di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ]
Mahfud MD dan AS Hikam
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Alwi: Saifullah Mundur Karena Menuruti Ulama
11 Kiai Minta Alwi-Saefullah Gelar Muktamar Sendiri
Niat Mundur Dari Muktamar Dikecam Sejumlah DPW
Ada Indikasi Muktamar PKB Akan Diupayakan Gagal di Tengah Jalan
Presiden: Bencana Alam Bagian dari Fenomena Alam
Ketua Umum PKB Diusulkan Dipilih Langsung
Sejumlah Ulama Menilai Ada Penyimpangan dalam Muktamar PKB
Gus Dur Kembali Pimpin Dewan Syuro PKB
Gus Dur Kecam Pembaiatan KH Ma’ruf Amin
Mahfudz MD Resmi Deklarasikan Pencalonannya
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Website

Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data