|
Nasional
Obat ARV Habis, Lima Pasien HIV/AIDS Kritis
Senin, 18 April 2005 | 15:08 WIB
TEMPO Interaktif, Medan:Selama hampir 2 minggu pasien HIV/AIDS yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik, Medan tidak menkonsumsi obat jenis ARV (Anti Retro Viral). Padahal obat yang biasa diberikan gratis ini berfungsi untuk menambah kekebalan tubuh mereka.
Rumah sakit yang ditunjuk pemerintah untuk menangani pasien HIV/AIDS di Medan itu kehabisan obat, dan hingga sekarang belum menerima kiriman obat kembali dari Departemen Kesehatan RI.
Akibatnya, menurut Umar Zein, dokter yang menangani pasien AIDS di rumah sakit tersebut, sedikitnya lima pasien dalam kondisi kritis. “Semoga sebentar lagi obat tersebut datang,” kata Umar yang juga menjabat Kepala Pusat Pelayanan Khusus RSUP H. Adam Malik kepada Tempo, Senin (18/4).
Harga satu paket ARV yang harus di pesan dari Jakarta bisa mencapai Rp 1,5- Rp 2 juta. Setiap bulan, seorang pasien HIV/AIDS membutuhkan satu paket obat ARV. Untuk mengatasi hingga tibanya obat tersebut, rumah sakit berupaya memberikan vitamin secara intensif. “Namun, tiba banyak membantu” ucap Dr. Umar Zein. Hambali Batubara
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|