Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Partai Bulan Bintang Diusulkan "Balik Nama"
Senin, 18 April 2005 | 14:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekretaris Pengurus Partai Bulan Bintang Jawa Timur, Sudarno Hadi, menyebutkan, usulan agar nama partainya diubah menjadi Partai Bintang Bulan semakin menguat. Menurut dia, tak ada di antara lima kandidat yang ingin partainya bergabung dengan partai lain.

Menurut Sudarno, pada Pemilu 1955, Partai Masyumi –yang diklaim sebagai pendahulu partai ini -- juga lebih dikenal sebagai Partai Bintang Bulan. "Dalam Al-Quran, urut-urutan surat bintang juga lebih dulu dibandingkan bulan," tuturnya kepada Tempo, Senin (18/4), seusai penyampaian visi-misi lima kandidat ketua umum partai itu di Surabaya.

Sebelumnya, beredar usulan nama lain seperti Partai Islam Bulan Bintang dan Partai Masyumi. Di muktamar nanti, kata Sudarno, PBB Jatim juga berniat mengusulkan lambang baru, partai yakni bintang dan bulan dalam dasar hijau bundar dengan peta di tengah lingkaran.


Muktamar II PBB akan digelar di Surabaya, 28 April-1 Mei. Partai pimpinan Yusril Ihza Mahendra ini memang harus berganti nama untuk bisa mengikuti Pemilu 2009. Penyebabnya, mereka gagal melewati batas minimal perolehan suara yakni 3 persen pada Pemilu 2004.

Sudarno menjelaskan, muktamar diharapkan juga bisa menegaskan kehadiran PBB sebagai alat kontrol pemerintah dan legislatif. "Meski pada pemilu presiden lalu PBB mendukung SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono), bukan berarti harus mengiyakan kebijakannya kalau memang tak berpihak pada rakyat," tuturnya.

Pada acara itu, kandidat yang hadir adalah Hamdan Zoelva, Anwar Saleh, Sahar L. Hasan, Ali Mochtar Ngabalin dan Fuad Amsyari. Kandidat lain yang tak hadir adalah Zainal Abidin, Nursyamsi, dan M.S. Ka’ban. Para kandidat yang hadir menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan penegakan syariat Islam dalam kehidupan berpartai. Jojo Raharjo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pendukung/anggota PBB saat Pelantikkan Dewan Pimpinan Pusat / DPP Partai Bulan Bintang di Hotel Indonesia, Jakarta tanggal 5 Juni 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 30d/098/2000; 2000/06/19]. Pemungutan suara untuk pemilihan calon formatur saat Muktamar I Partai Bulan Bintang / PBB di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta 26 - 30 April 2000 [TEMPO / Bodi Ch; 30d/473/2000; 2000/08/12].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sys Minta Restu Yudhoyono untuk Kongres Partai Demokrat
PBB Yogyakarta Jagokan M.S. Kaban
MS. Kaban Siap Jadi Calon Ketua Umum PBB
Koalisi Kebangsaan Kuasai Semua Komisi di DPR
PBB Tetap akan Dukung Yudhoyono
PBB Anggap Yudhoyono Langgar Komitmen
Ahmad Sumargono Mundur Dari Partai Bulan Bintang
Jusuf Kalla Janjikan Kabinet 30 Menteri
Anggota Dewan Meminta Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Abu Fida
Akbar Minta SBY Perlakukan Golkar Sejajar
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa
Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan
Simulasi Pemilihan 2009 Dinilai Tak Efektif
Bapepam Akan Gugat Eurocapital

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data