|
Nasional
Ada Indikasi Muktamar PKB Akan Diupayakan Gagal di Tengah Jalan
Senin, 18 April 2005 | 13:33 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang:Aksi unjuk rasa di arena Muktamar II PKB kembali berlangsung, Senin (18/4). Kali ini sekitar seratusan yang mengaku pendukung PKB dari Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menggelar aksinya di depan pintu gerbang Hotel Patrajasa, Semarang, tempat berlangsungnya muktamar.
Mereka menuntut penyelenggaran muktamar sukses. Massa memaksa masuk ke arena muktamar untuk menyampaikan aspirasinya. Namun mereka dihalangi petugas keamanan muktamar. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan.
"Kita mau bertemu langsung para muktamirin agar mereka mau mengikuti dan mensukseskan muktamar ini. Biaya muktamar ini sudah menghabiskan dana miliaran rupiah, sehingga sangat dzolim kalau tidak menghasilkan apa-apa,” teriak Abdurrahman, wakil pengunjuk rasa dari Pasuruan.
Dari perkembangan yang muncul di arena muktamar ada indikasi muktamar akan diupayakan gagal di tengah jalan. Indikasinya, menurut Abdurrahman, sejumlah pengurus cabang mengancam akan menarik diri dan pulang lebih awal sebelum muktamar selesai.
Seperti diberitakan Koran Tempo hari ini, beberapa pengurus wilayah yang dimotori DPW Jawa timur menyatakan mundur dari muktamar. “Kami bersama 256 cabang menarik diri dari muktamar,” kata Ketua PKB Jawa Timur Choirul Anam. Sekap ini sebagai protes atas terpilihnya kembali Abdurrahman Wahid sebagai Ketua Dewan Syuro PKB secara aklamasi.
Di arena muktamar hingga Senin (18/4) pagi, pembahasan AD/ART yang dilakukan Komisi A masih berlangsung. Tiga komisi lainnya yakni Komisi B (garis-garis besar program dan platform partai), Komisi C (hubungan antar lembaga dan parpol lainnya, serta Komisi D (rekomendasi) telah merampungkan persidangannya Minggu (17/4) malam. Anas Syahirul dan Sohirin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|