Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Assegaf: Alasan Penetapan Tersangka Kasus Munir Sangat Lemah
Senin, 18 April 2005 | 01:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kuasa Hukum PT Garuda Indonesia, M. Assegaf menilai bukti, dasar, dan alasan yang dipakai polisi dalam menetapkan Pollycarpus Budihari Priyanto, Yeti Susmiyarti, dan Oedi Irianto sebagai tersangka terbunuhnya Munir sangat lemah.

"Polisi hanya menggunakan teori kemungkinan saja, yang belum bisa menjadi alat bukti yang sah di pengadilan," kata dia ketika dihubungi Tempo, Minggu (17/4).

Assegaf mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap ketiga klienya tersebut, tidak terdapat satu bukti atau dasar yang mengatakan mereka sebagai pelaku, ataupun terlibat dalam kasus pembunuhan Munir. "Hanya karena bertukar tempat duduk, lalu Pollycarpus ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Menurut Assegaf ketiga kliennya tersebut tentunya merasa dirugikan, terutama Pollycarpus yang sudah satu bulan mendekam di tahanan Mabes Polri.

Assegaf menyayangkan seseorang bisa ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan alat bukti dan alasan versi polisi. Meski demikian, pihaknya tidak akan mempraperadilankan polisi. Langkah yang akan dia tempuh bersama timnya adalah akan mengajukan penangguhan penahanan Pollycarpus.

Erwin Dariyanto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Yeti Dua Kali Melihat Pollycarpus Masuk Pantry
Dua Awak Garuda Diperiksa sebagai Saksi
BIN Kembali Tidak Hadiri Undangan TPF
TPF Juga Akan Panggil Sekretaris Utama BIN, Suparto
PollycarpusVS Kru Garuda, Lagi
TPF Munir: Mantan Sekretaris Utama BIN Tak Kooperatif
BIN Bantah Pollycarpus Jadi Agen Intelijen
Penyidik Konfrontir Pollycarpus dengan Pejabat Garuda
Pollycarpus Terbang Tanpa Surat Tugas
TPF Percayakan Penyelidikan Kepada Kepolisian
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data