|
Nasional
Benyamin Mangkoedilaga Calon Kuat Komisi Yudisial
Minggu, 17 April 2005 | 01:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah melalui tahap seleksi yang ketat dan panjang, akhirnya terpilih 14 orang calon anggota Komisi Yudisial yang maju untuk diseleksi pada tahap fit and proper test oleh DPR. Sebelumnya ke empat belas orang ini terlebih dahulu akan dilaporkan kepada presiden.
Menurut Ketua Panitia Seleksi, Abdul Gani, panitia seleksi sudah mengajukan permohonan kepada Presiden untuk melaporkan dan waktu yang ditentukan untuk bertemu presiden yaitu tanggal 18 April 2005."Semoga waktu yang kami rencanakan ini terlaksana agar ada kelonggaran untuk diajukan ke DPR,"katanya.
Menurut Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, paling lambat lima belas hari setelah laporan ke Presiden, nama-nama ini sudah masuk ke DPR. Ke-14 nama itu berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2004, untuk hasil seleksi tahap keempat tak akan diumumkan kepada khalayak dulu sebelum dilaporkan kepada presiden."Kami janji setelah dilaporkan ke Presiden, kami akan mengumunkan nama-nama ini kepada publik,"katanya.
Menurut Abdul Gani, agenda pertemuan dengan presiden adalah hanya melaporkan proses dan hasil yang telah dilakukan panitia seleksi, tidak akan mempengaruhi jumlah orang nantinya. "Kami hanya melaporkan, DPR nanti yang akan memutuskan tujuh dari ke empat belas orang yang akan menjadi anggota Komisi Yudisial,"katanya.
Empat belas orang ini adalah orang-orang yang telah lulus dalam beberapa penjaringan yang dilakukan panitia untuk memilih calon anggota Komisi yudisial. Dari 220 pendaftar yang lulus seleksi administrasi, terpilih sebanyak 89 orang pada seleksi kelayakan makalah dengan parameter 30 persen untuk misi, 25 persen untuk misi, dan 45 persen untuk program yang diusulkan.
Pada tahap selanjutnya yaitu tahap seleksi profil assesment yaitu tahap untuk menilai integritas,kualitas, dan karakter calon anggota Komisi Yudisial, terpilih sebannyak 38 orang dari sebanyak 89 orang yang diseleksi.
Setelah itu dilakukan seleksi wawancara yang materinya meliput pengetahuan tentang komisi yudisial baik undang-undang, tugas, maupun fungsinya dengan bobot penilaian 20 persen, pengetahuan dan pengalaman tentang hukum dan peradilan dengan bobot penilaian 40 persen, serta pemaparan strategi dan program dengan bobot penilaian 40 persen.
Penjaringan yang paling menentukan yaitu fit and proper test di DPR, karena dari proses ini akan terpilih 7 orang yang akan dilantik presiden tanggal 13 Juni 2005 dan mulai melaksanakan pekerjaannya. Salah satu calon yang paling kuat menduduki komisi itu adalah mantan Hakim Agung Benyamin Mangkoedilaga.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|