Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   
(Pprotes anti presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur oleh Badan Eksekutif Mahasiswa/ BEM se Indonesia dengan poster bertuliskan Gus Dur harus digusur kalo tidak negara pasti hancur di depan Istana Negara, Jakarta, Senin, 12 Maret 2001.  Foto: TEMPO/ Bernard)       (Ketua Tim 7 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu  Alwi Shihab, Mahfud MD (kanan) didampingi Ketua DPP PKB kubu Alwi Shihab, AS Hikam (kiri) menunjukkan logo baru Partai Kebangkitan Nasional (PKN) pada jumpa pers di Kantor DPP PKB Kalibata, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/460/2003; 20030627].)
(Pprotes anti presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur oleh Badan Eksekutif Mahasiswa/ BEM se Indonesia dengan poster bertuliskan Gus Dur harus digusur kalo tidak negara pasti hancur di depan Istana Negara, Jakarta, Senin, 12 Maret 2001. Foto: TEMPO/ Bernard)
(Ketua Tim 7 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu Alwi Shihab, Mahfud MD (kanan) didampingi Ketua DPP PKB kubu Alwi Shihab, AS Hikam (kiri) menunjukkan logo baru Partai Kebangkitan Nasional (PKN) pada jumpa pers di Kantor DPP PKB Kalibata, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/460/2003; 20030627].)
(Pendukung presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur menusukkan besi ke mulutnya saat protes menolak Sidang Istimewa/ SI di Monas, Jakarta, 30 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/423/2001; 20010616].)       (POSTER/BALIHO PRESIDEN KH ABDURRAHMAN WAHID PADA ACARA SIDANG TAHUNAN DI JAKARTA [ RULLY KESUMA; 09082000 ])
(Pendukung presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur menusukkan besi ke mulutnya saat protes menolak Sidang Istimewa/ SI di Monas, Jakarta, 30 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/423/2001; 20010616].)
(POSTER/BALIHO PRESIDEN KH ABDURRAHMAN WAHID PADA ACARA SIDANG TAHUNAN DI JAKARTA [ RULLY KESUMA; 09082000 ])
(Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB)  di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ])       (Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB)  di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ])
(Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB) di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ])
(Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB) di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ])
(Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bersama Max Lane/ pengamat politik asal Australia pada acara debat terbuka internasional       (Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bersama Max Lane/ pengamat politik asal Australia dan rekan pada acara debat terbuka internasional
(Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bersama Max Lane/ pengamat politik asal Australia pada acara debat terbuka internasional "Mencari Format Pemerintahan Alternatif Pasca Mega - Hamzah" di Jakarta Media Center (JMC), Kebon Sirih, Jakarta, 25 Juni 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K9A/145/2002; 20020822].)
(Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bersama Max Lane/ pengamat politik asal Australia dan rekan pada acara debat terbuka internasional "Mencari Format Pemerintahan Alternatif Pasca Mega - Hamzah" di Jakarta Media Center (JMC), Kebon Sirih, Jakarta, 25 Juni 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K9A/145/2002; 20020822].)
(Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan pengamat politik dari Australia Max Lane pada acara launching dan diskusi Tabloid Pembebasan (Politik Rakyat Miskin) yang diselenggarakan oleh Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP - PRD) di Jakarta Media Center (JMC), Jakarta, 11 Juli 2002. [TEMPO/ Arie Basuki; K12A/116/2003; 20030220].)       (Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bersama Max Lane/ pengamat politik asal Australia pada acara debat terbuka internasional
(Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan pengamat politik dari Australia Max Lane pada acara launching dan diskusi Tabloid Pembebasan (Politik Rakyat Miskin) yang diselenggarakan oleh Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP - PRD) di Jakarta Media Center (JMC), Jakarta, 11 Juli 2002. [TEMPO/ Arie Basuki; K12A/116/2003; 20030220].)
(Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bersama Max Lane/ pengamat politik asal Australia pada acara debat terbuka internasional "Mencari Format Pemerintahan Alternatif Pasca Mega - Hamzah" di Jakarta Media Center (JMC), Kebon Sirih, Jakarta, 25 Juni 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K9A/145/2002; 20020822].)

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gus Dur: PKB Harus Mampu Bersaing
Khofifah Dukung Machfud Sebagai Ketua Umum PKB
Adhie Masardi Mundur Sebagai Juru Bicara Gus Dur
Trah Gus Dur Diimbau Tak Pimpin PKB
Dituduh Terlibat PKI, Adum Sadeli Dipecat Dari Garuda
Saefullah Menyambut Pernyataan Abdurrahman Wahid
Mengaku Polisi, Tiga Orang Tipu Warga Asing
Menipu Atas Nama Komisi Disiplin PSSI
Wahid – Muhaimin Didukung PKB Sumatera
Ribuan Orang Tertipu Dokter Gadungan
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Website

NU Online
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data