Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Organisasi Kekerabatan Indonesia-Singapura Terbentuk
Sabtu, 16 April 2005 | 14:08 WIB

TEMPO Interaktif, Singapura:Menteri Luar Negeri, Nur Hassan Wirajuda menyambut baik dibentuknya hubungan kekerabatan antara warga negara Indonesia dan Warga Negara Singapura yang disebut person to person terhimpun dalam Indonesia-Singapore Friendships Association (ISFA).

Dengan dibentuknya assosiasi ini, menurut Hassan, dalam sambutan yang dibacakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Taufik Effendi, di hadapan 800 profesional hubungan Indonesia-Singapura dapat lebih erat.

Di era pra kemerdekaan Indonesia, Singapura megirimkan sebuah kapal yang dikenal Mariam Bee dengan membawa 1.400 Lee enfield Rifles, 16 Oerlikon anti-air strikes canons dan 1000 pakaian seragam tentara. Pengiriman kapal yang membawa barang tersebut harus rahasia, karena Laut Jawa dikuasai penjajah. Mariam Bee akhirnya dapat berlabuh di Tegal Jawa Tengah pertengahan September 1946. "Jadi hubungan kita dengan Singapura sudah sejak dulu baik, hanya memang kendala yang dirasakan adalah soal bahasa," kata Menlu Hassan seusai menyaksikan acara launching tersebut.

Moch. Slamet Hidayat, Duta Besar Indonesia untuk Singapura menyatakan, dibentuknya assosiasi ISFA ini agar persahabatan tidak hanya terbatas pada institusi atau lembaga, tapi juga orang per orang. Diakui kendala yang paling mendasar adalah soal bahasa, sehingga dalam bermitra usaha sering timbul masalah kemitraan, tapi soal bahasa ini masuk dalam program ISFA ke depan.

Banyak yang ingin membantu program ini, pada launching kali ini saja, panitia mengumpulkan S$.510.000 setara Rp 2,8 miliar dari donatorIndonesia-maupun Singapura. Menurut Deputy Prime Minister and Co-ordinating Minister for Security and Defence Tony Tan Keng Yam, ISFA akan meningkat hubungan antar warga Indonesia – Singapura person-to-person dan juga otomatis hubungan bilateral kedua negara tetangga. "Indonesia with its rich cultural tradition offer much potential for Singaporeans,"ujar Tan.

Oleh sebab itu, Tan minta agar setiap buku panduan, booklet, majalah atau apa saja yang diterbitkan ISFA menggunakan tiga bahasa yakni Indonesia, Inggris dan Mandarin. "Dan ini harus dikelola orang profesional, jadi tidak salah tafsir antara satu dengan yang lainnya,"kata Tan.

Organisasi itu telah terdaftar di Kantor Catatan Pemerintahan secara resmi dan diharapkan terus berkembang sejalan dengan perkembangan hubungan baik Indonesia-Singapura.

Rumbadi Dalle

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda menjelaskan permasalahan Aceh dan pemeriksaan terhadap Warga Negara Indonesia yang berada di Australia dalam rapat kerja dengan komisi I DPR yang membidangi pertahanan keamanan dan hubungan luar negeri di Gedung MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Dgital Image; 20030313]. Menteri Luar Negeri Australia, Alexander Downer (kiri),  Menko Bidang Perekonomian, Dorodjatun Kuntjoro-Jakti (tengah), dan Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda (kanan) memberikan keterangan pers bersama usai menghadiri Indonesia - Australia Ministrial Forum VI di Hotel Borobudur, Jakarta. Rabu, 11 Maret 2003. Pertemuan tingkat menteri tersebut membahas berbagai permasalahan  antar kedua negara dan masalah internasional lainnya. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030321].
Hassan Wirajuda
Alexander Downer, Dorodjatun dan Hassan Wirajuda
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indonesia Protes Insiden Ambalat ke Malaysia
Celah Timor Bukan Lagi Milik Indonesia
RI Dukung Selandia Baru Ikut KTT Asia Timur
Deplu Ajukan Revisi Dana Perundingan Sengketa Ambalat
Menlu Buka SOM KAA
Rusdiharjo: Media Malaysia Memelintir Ucapan Saya
Perundingan Ambalat Tanpa Hasil
Indonesia Tidak Miliki Sistem Maritim
Mari E. Pangestu Lewati Mensesneg
Mahasiswa Indonesia di Malaysia Somasi Duta Besar
> selengkapnya...


Referensi

Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Pulau-pulau kecil

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data