|
Nasional
Wakil Ketua KPU : Saya Malu
Kamis, 14 April 2005 | 05:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ramlan Surbakti, tidak setuju dengan pendapat yang mengatakan KPU dibubarkan saja. "Saya kira berlebihan," katanya kepada Tempo di kantor KPU Jakarta.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Zaenal Maarif, ketika ditanya tentang kasus Mulyana W Kusumah dalam hubungan dengan KPU, mengatakan apabila terbukti bermasalah maka sebaiknya KPU dibubarkan saja. Zaenal juga berpendapat sebaiknya KPU diserahkan kembali kepada partai politik yang memiliki fraksi-fraksi di DPR seperti pada pemilu 1999. "Ini dengan catatan apabila KPU sebagai lembaga yang diisi kaum intelektual terbukti sebagai lembaga yang tidak memiliki kredibilitas,"katanya.
Menurut Ramlan, pendapat Zaenal tergesa-gesa. "Kami emnyesalkan ada anggota DPR yang berbicara seperti itu. Tidak berarti semuanya kena. Biarlah proses hukum ini berlangsung, nanti kita bisa lihat,"ujarnya.
Ramlan mengaku malu, dengan kasus yang menimpa Mulyana. "Tapi mau bagaimana, sudah terjadi. Saya pun kalau ke supermarket selalu merasa orang lain memelototi saya,"katanya.
Ibnu Rusydi dan Yuliawati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|