|
Nasional
Tangkuban Parahu Berstatus Siaga
Rabu, 13 April 2005 | 20:27 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung: Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kian meningkat. Taman wisata alam yang berada di dekat gunung, ditutup untuk umum. Kepala Subdirektorat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi Dr. Soerono menyatakan, status siaga kini sudah diberlakukan.
Dalam satu hari, kata dia, status gunung yang tadinya aktif normal ditingkatkan menjadi waspada, hingga terakhir dinaikkan menjadi siaga.
Naiknya status itu, disebabkan terjadi peningkatan sangat mencolok. Berdasarkan alat pencatat gempa, siesmograf, sejak Rabu pukul 00.00 hingga 05.48 WIB telah terjadi ratusan gempa vulkanik di Tangkuban Parahu.
"Karena itu, mulai pukul 13.00 WIB status Tangkuban Parahu dinaikkan menjadi siaga," kata Soerono di Bandung, Rabu (13/4).
Soerono menjelaskan, gunung Tangkuban Parahu mempunyai
sistem kawah yang sudah membuka. Dengan sistem itu,
jika gunung itu meledak, efek letusannya tidak besar.
Disebut membuka karena di puncak gunung itu tidak
terdapat satu kawah tunggal. Di sana terdapat 12
kawah, dengan 4 kawah di antaranya merupakan kawah
utama yang diameternya cukup besar.
Ahmad Fikri-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![LN Palar, Darma Setiawan, Ali Sastro Amijoyo pada Sidang PBB tahun 1951/1952. [Dok. TEMPO; 11D/476/1992; 20030718].](/hg/photostock/2005/03/28/s_11D47614_high_thumb.jpg) |
![Konvoi mobil mewah untuk KTT Non Blok di jalan tol [TEMPO/ Robin Ong; 12d/177/92; 2001/03/30].](/hg/photostock/2005/01/31/s_Mobilktt_high_thumb.jpg) |
| LN Palar, Darma Setiawan dan Ali Sastro Amijoyo
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|