Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Gempa Nias Mendapat Rp. 3.000 Per Hari
Rabu, 13 April 2005 | 14:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Pemerintah melalui Badan Koordinasi Nasional akan memberikan bantuan dana lauk pauk (jatah hidup) kepada korban gempa di Nias sebesar Rp 3.000 per orang per hari. Jumlah ini, kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Alwi Shihab, sama dengan apa yang telah diterapkan di Aceh. "Mereka yang betul-betul tidak lagi punya penghasilan akan mendapat Rp 3.000,- per hari, tetapi pendataannya harus jelas dan harus dilengkapi sidik jari serta foto diri masing-masing korban," papar Alwi usai menghadiri pertemuan dengan Presiden, Rabu (13/4), di Istana Negara.

Bantuan Rp 3.000 per orang itu adalah bantuan tambahan, selain bantuan makanan dan kebutuhan pokok yang juga disalurkan pemerintah. Mengenai pelaksanaanya, Alwi menjelaskan Bakornas sedang mengatur dan diberikan setelah selesainya program tanggap darurat. "Tentu ada prioritas-prioritasnya, pemerintah daerah sekarang sedang mempersiapkan hal yang sama seperti yang telah dilakukan di Aceh. Misalnya, meregistrasi langsung warga yang mendapat bantuan," tambahnya.

Bantuan ke Nias dipastikan tidak jauh berbeda dengan bantuan yang telah diberikan ke Aceh. Namun Alwi tidak bersedia menjelaskan berapa besar total dana yang telah disiapkan pemerintah untuk korban gempa di Nias. "Saya tidak bisa memberi tahu berapa juta persisnya, tetapi sudah ditetapkan kriteria penerima bantuan," ungkapnya. Untuk membangun kembali perumahan warga, pemerintah berencana memberikan bantuan berupa bahan bangunan, bukan dalam bentuk uang. "Biar mereka membangun sendiri bersama kelompok-kelompok LSM yang mau membantu, agar uang itu tidak disalahgunakan," katanya memberi alasan.

Terkait gempa yang terjadi di Padang, Minggu (10/4) lalu, Alwi meminta masyarakat tidak mengkhawatirkannnya. Menurut Alwi, gempa adalah bencana alami yang akan mengecil dan tidak menjadi lebih besar dari sebelumnya. Pada kesempatan ini Alwi juga mengungkapkan malam nanti akan ada pertemuan Presiden dengan para gubernur untuk mendengar keterangan Badan Meteorologi dan Geofisika, tentang bagaimana mengantisipasi bencana gempa.

Sunariah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kameraman SCTV dan anak-anak kecil yang berkumpul setelah gempa di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010422-102 Petugas kesehatan memeriksa  tekanan darah seorang ibu korban gempa bumi di tenda-tenda darurat di Bengkulu, Juli 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
Kameraman dan Anak-Anak
Korban Gempa Bumi Bengkulu
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rehabilitasi Gempa Alor Baru 60 Persen
Sumatera Utara Belum Miliki Posko Bencana
Aktivitas Masyarakat di Gunung Sitoli Mulai Normal
Gunung Talang Solok Meletus, Status Awas
Presiden Bentuk Satuan Tugas Penanganan Bencana
Murid di Nias Cemas Tidak Lulus Ujian Akhir Nasional
Polisi Minta Pengungsi di Nias Kembali
Gempa Bumi di Sumatera Barat
Kelompok Kristen Kanada Berikan Pengobatan Gratis di Sibolga
Pemerintah Bantah Membeda-bedakan Jenis Bencana
> selengkapnya...


Referensi

Gempa Selama 2005
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Suatu Malam Jauh di Selatan
Rumah Instan Tahan Gempa
PETAKA
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data