|
Formula Pengelolaan Bisnis TNI Belum Disusun
Rabu, 13 April 2005 | 12:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Formulasi yang tepat untuk mengelola bisnis TNI oleh pemerintah hingga kini belum ditentukan. Menurut Menteri Negara BUMN Sugiharto, perlu dibuat lebih dulu analisis permasalahan terhadap bisnis oleh militer itu.
Seusai pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2005 di Istana Negara, Rabu (13/4), Sugiharto menyatakan, proses inventarisasi bisnis TNI juga belum
selesai. "Kewenangan untuk melakukan inventarisasi ada pada Menteri Pertahanan. Saya, Menteri Hukum dan HAM, serta Menteri Keuangan sebagai anggota," tuturnya.
Sugiharto menambahkan, saat ini Departemen Pertahanan sedang pada proses untuk membentuk sebuah tim kerja guna menginventarisasi bisnis-bisnis di lingkungan TNI. Tim kelak akan dipimpin Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.
Ia juga mengaku belum tahu secara persis perusahaan-perusahaan yang menjadi bagian dari bisnis tentara. "Kan perlu diketahui profil dari bisnis-bisnis TNI itu. Saya sama sekali belum punya bahan yang konkrit," kata dia.
Menteri Pertahanan di awal masa kerjanya berencana untuk menggabungkan bisnis-bisnis di lingkungan TNI dalam bentuk perusahaan induk. Adapun Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto kemarin mengatakan, bisnis TNI akan diserahkan kepada pemerintah dalam dua tahun. Dimas Adityo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|