|
Nasional
Remaja Putri Lebih Rentan Tertular HIV
Jum'at, 08 April 2005 | 19:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala BKKBN (Badan Koodinasi Keluarga Berencana Nasional) Sumarjati Arjoso mengungkapkan, kemungkinan perempuan dan remaja putri tertular HIV 2,4 kali lebih rentan dibanding laki-laki dan remaja putra. Merujuk laporan Lembaga PBB yang menangani AIDS (UNAIDS), sebanyak 67% kasus baru HIV/AIDS di negara berkembang adalah di kalangan usia muda (15-24 tahun).
“Dari jumlah itu, 64% adalah perempuan,” kata Sumarjati dalam diskusi bertajuk, “Mencari Beberapa Altenatif Intervensi Untuk Merubah Prilaku Remaja Dalam Penanggulangan HIV/AIDS” di kantor BKKBN, Jumat (8/4).
Di Indonesia, menurut dia, hingga akhir Desember 2004 terdapat 6.050 kasus HIV/AIDS. Sebagian besar yang terinfeksi adalah kelompok remaja antara 15-29 tahun. "Lebih dari 56%.," ujarnya
Menurut BKKBN, prevalensi (rata-rata) kasus AIDS nasional adalah 0,1% atau 2 orang yang mengidap HIV/AIDS per 100.000 penduduk Indonesia. Namun, keadaan sebenarnya sudah mengarah pada level endemik.
"Artinya terdapat peningkatan lebih dari 5% pada subpopulasi perilaku berisiko," ujar Sumarjati. Penularan HIV/AIDS sendiri terbanyak melalui hubungan heteroseksual, yaitu 49,90% dan 27,74% melalui penggunaan jarum suntik pada pengguna narkoba.
Santi Setianingsih, relawan Centra Mitra Muda, menjelaskan pola penularan HIV/AIDS berubah sejak tahun 2.000. Sebelumnya, HIV/AIDS banyak ditularkan lewat hubungan heteroseksual. "Sekarang meningkat 3 kali lipat melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian," kata relawan yang bergerak di bidang Pusat Informasi dan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja itu. Ami AfriatniTempo News Room
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|