Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

BIN Tugaskan Tiga Deputi Ikut Usut Pembunuhan Munir
Kamis, 07 April 2005 | 14:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar menugaskan tiga deputi lembaga telik sandi untuk bergabung dalam Tim Pencari Fakta kasus kematian Munir. Tim khusus ini akan menyusun pola kerja sama antarkedua lembaga untuk menyelidiki pembunuhan tokoh aktivis hak asasi manusia itu. "Ini untuk membongkar penyebab meninggalnya almarhum Munir,” kata Syamsir kepada pers di kantor wakil presiden.

Ditanya soal indikasi keterlibatan agen BIN dalam kasus ini, ia mengatakan belum ada bukti mengarah ke sana. "Jadi kita ingin ungkap itu,” kata dia. BIN, kata Syamsir, akan bersikap terbuka. Salah satu bukti keterbukaan itu, kata dia, adalah kesediaan menerima Tim Pencari Fakta di kantor BIN kemarin. Ia membantah, kesediaan itu karena ada instruksi langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Tidak ada instruksi presiden sama saya, " tegasnya.

Seperti diberitakan, Tim Pencari Fakta dan BIN mengadakan pertemuan hari Rabu (6/4) untuk menggali informasi penyebab kematian Munir yang terjadi pada 7 September tahun lalu. Munir meninggal dalam penerbangan menuju Belanda untuk melanjutkan studi mengenai hak asasi manusia. Salah satu tersangka dalam pembunuhan menggunakan racun arsenik ini adalah Pollycarpus, pilot Garuda, yang diduga juga anggota BIN.

Budi Riza

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kepala BIN (Badan Intelijen Negara), AM Hendropriyono (tengah) dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri) pada rapat dengar pendapat Pansus RUU Anti Terorisme di Gedung MPR/ DPR,  Jakarta, Selasa, 18 Februari 2003. Rapat tersebut akhirnya ditunda karena bertepatan dengan berlangsungnya Sidang Paripurna pengesahan UU Pemilu. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030318]. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara), AM Hendropriyono (kanan) berbincang-bincang dengan Izaac Latuconsina sebelum memulai Rapat dengar pendapat Pansus RUU Anti Teroris di Gedung DPR/MPR,  Jakarta, Selasa, 18 Februari 2003. Rapat tersebut akhirnya ditunda karena bertepatan dengan berlangsungnya Sidang Paripurna pengesahan UU Pemilu. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030318].
Anwar Nasution dan AM Hendropriyono
AM Hendropriyono dan Izaac Latuconsina
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Suciwati Pastikan Kasus Munir Dapat Dukungan Internasional
Pangkostrad Pimpin Upacara Pemakaman Maulani
Kronologi Penerbangan Versi Dua Tersangka Baru
Hari ini ZA Maulani Dimakamkan
Tiga Pejabat Garuda Harus Jadi Tersangka
Mantan Kepala BAKIN, ZA Maulani Wafat
Kasus Munir : Menjerat Orang-orang Kecil
Pengacara Pollycarpus Ajukan Penangguhan Penahanan
Dua Pramugari Garuda Jadi Tersangka Kasus Munir
Deplu: Polisi Harus Kirim Surat ke Kehakiman Belanda
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 16 Thn. 2003 tentang Penanganan Bom Bali
Kepres RI No. 22 Thn.2003 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial
Badan Intelijen Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Yenny Wahid Bantah Klaim Yusril Didukung Gus Dur
Olimpiade Paralimpik Dibuka dengan Meriah
Christopher Terhenti di Final AS Terbuka
Marcos Senna, Terbaik La Liga Musim 2007/08
Mencontreng atau Mencoblos Ditentukan September Ini

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data