|
Dua Juta Orang Miskin Baru Akibat Tsunami di Asia
Rabu, 06 April 2005 | 11:24 WIB
TEMPO Interaktif, Manila: Gelombang tsunami pada 26 Desember 2004 lalu menciptakan sekitar dua juta orang miskin baru. Kendati demikian, menurut Bank Pembangunan Asia atau ADB, pengaruh musibah yang menewaskan 273 ribu orang lebih di 11 negara itu relatif kecil bagi perekonomian secara keseluruhan.
"Meskipun menciptakan kehilangan jiwa, rumah, dan pengungsi dengan skala yang sangat besar, pengaruh tsunami pada makroekonomi terlihat sangat terbatas," demikian salah satu bunyi laporan tahunan lembaga berbasis di Manila itu.
Pada laporan yang dikeluarkan di Manila, Rabu (6/4) ini, ADB menyebutkan, tingkat kemiskinan di Indonesia meningkat 0,5 persen menjadi 18,7 persen persen akibat tsunami. Air bah yang menghancurkan sawah dan kehidupan nelayan disebutkan telah menciptakan 1 juta penduduk miskin baru di negara ini.
ADB memperingatkan bahwa dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengatasi kemiskinan para korban tsunami itu. Lembaga itu mendesak kepada pemerintah semua negara yang terkena tsunami agar memastikan semua bantuan tidak terkurangi oleh korupsi. AFP/Budi S
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|