Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Tiga Pejabat Garuda Harus Jadi Tersangka
Selasa, 05 April 2005 | 19:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Suciwati, istri almarhum Munir didampingi Usman Hamid, Koordinator KONTRAS menghadiri Mabes Polri, Selasa (5/4). Kedatangan keduanya untuk bertemu dengan Brigjen Pranowo Dahlan, Direktur Keamanan Trans Nasional (Dirkamnas) Mabes Polri dan meminta keterangan lebih dalam mengenai perkembangan penyidikan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

Mengomentari penetapan dua tersangka baru, menurut Suciwati, masih jauh dari harapan. "Kalau puas setidaknya kita lihat nanti,"ujarnya. Usman Hamid berharap tiga pejabat Garuda lain yang direkomendasikan Tim Pencari Fakta (TPF) pada penyidik yakni Ramelgia Anwar, Ruhainil Aini dan bekas Direktur Utama, Indra Setiawan dapat terus diperiksa secara intensif dan ditetapkan menjadi tersangka. "Jika pejabat Garuda sudah diperiksa, maka akan mudah menyapu lapangan," ujarnya.

Sebagai upaya pencarian fakta, pada Rabu (6/4) akan digelar pertemuan antara TPF dan Badan Intelijen Negara (BIN) di kantor BIN pada pukul 19.00 WIB. Pertemuan tersebut, menurut Usman, merupakan target utama agar TPF mendapat komitmen penuh dari Kepala BIN untuk kebutuhan-kebutuhan pencarian fakta lebih jauh dimasa yang akan datang. "Khususnya tentang keterlibatan anggota atau mantan anggota BIN,"ujarnya.

Hasil pertemuan di Mabes Polri dengan Pranowo Dahlan, memberikan beberapa laporan perkembangan kasus Munir. Salah satunya, mengenai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Belanda. "BAP tersebut kini masih diterjemahkan," ujar Usman. Selain BAP, penyidik berencana memanggil saksi-saksi yang masih berada di Belanda.

Astri Wahyuni

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Jemaah haji menaiki pesawat yang disewa oleh Garuda Indonesia (leasing pesawat Garuda). [TEMPO/ Budiman S Hartoyo]. Pesawat Garuda  Indonesia di Bandara Hasanuddin, Ujungpandang [ Robin Ong; 30d/115/2000; 20000622 ]
Jemaah Haji Indonesia
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mantan Kepala BAKIN, ZA Maulani Wafat
Kasus Munir : Menjerat Orang-orang Kecil
Pengacara Pollycarpus Ajukan Penangguhan Penahanan
Dua Pramugari Garuda Jadi Tersangka Kasus Munir
Deplu: Polisi Harus Kirim Surat ke Kehakiman Belanda
Polisi Indonesia Wawancarai Dua Saksi di Belanda
Kasus Talangsari Lampung Dibuka Lagi
TPF Bertemu Direktur Garuda
Dokumen Olah TKP Terbunuhnya Munir Diserahkan ke Mabes Polri
Tim Penyidik Kasus Munir Belum Ambil Bukti di Deplu
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 16 Thn. 2003 tentang Penanganan Bom Bali
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial
PT Garuda Indonesia
Badan Intelijen Negara


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Wayne Rooney Kecanduan PlayStation
Setio Rahardjo Meninggal Dunia
Menu Istimewa Eros Djarot
Jangan Gula Sembarang Gula
Tiga Pekerja Indonesia Disiksa di Irak

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data