|
Nasional
Komnas HAM untuk Kasus Buyat Didemo Mahasiswa
Sabtu, 02 April 2005 | 13:03 WIB
TEMPO Interaktif, Manado:Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan unjuk rasa menyambut kedatangan anggota Komnas HAM di Hotel Sahid, Manado. Para aktivis PMII ini menuntut agar kasus pencemaran di Teluk Buyat segera diusut tuntas.
“Kami minta agar Komnas HAM segera menyelidiki dan menuntaskan kasus Buyat,” teriak Ketua PMII Cabang Manado, Zulkifly Golonggom dalam orasinya. Menurut Zulkifly, penanganan yang berlarut-larut terhadap kasus Teluk Buyat akan membuat masyarakat setempat kian sengsara.
Para aktivis PMII juga menyoal kontrak karya yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk izin beroperasinya perusahaan-perusahaan tambang di Sulawesi Utara.
Menurut Zulkifly, kontrak karya ini akan memenjarakan masyarakat dalam kemiskinan dan ancaman kerusakan lingkungan. “Kita akan tetap mengepalkan tangan untuk kapitalisasi yang merugikan rakyat,” kata Zulkifly.
Ketua Tim Kasus Buyat dari Komnas HAM, Anshari Thayib, yang tengah mengadakan pertemuan dengan para aktivis LSM, masyarakat Buyat dan Ratatotok, serta dinas kesehatan setempat, kemudian keluar dan menemui para mahasiswa.
Kepada pengunjuk rasa, Anshari mengatakan, bahwa mereka “datang untuk memastikan apakah pemerintah dari tingkat atas sampai desa, sudah melaksanakan penanganan yang semestinya terhadap warga Buyat,” katanya.
Selain itu, menurut Anshari, kedatanganm ereka juga untuk mengingatkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Bolaang Mongondow, agar tidak menerima investasi yang merusak lingkungan.
Ahmad Alheid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|