Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Komposisi Panitia Seleksi Komisi Yudisial Dipertanyakan
Jum'at, 01 April 2005 | 17:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesa (MPPI) mempertanyakan proses pemilihan calon anggota Komisi Yudisial. MPPI menganggap komposisi anggota panitia seleksi tidak terlalu tepat, karena tidak jauh berbeda dengan komposisi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Panitia seleksi tersebut berisi orang-orang yang sibuk sehingga tidak memiliki banyak waktu melakukan proses verifikasi atau pencarian yang mendalam tentang latar belakang para calon anggota Komisi Yudisial "Seharusnya mereka punya staf yang bisa membantu," ujar Hasril dari MPPI dalam jumpa pers yang diselenggarakan oleh Koalisi Pemantau Peradilan, di LBH Jakarta, Jumat (1/5).

Selain itu, karena padatnya kesibukan para anggota panitia seleksi, membuat mereka tidak memiliki waktu mendengarkan aspirasi dari masyarakat

Sementara itu, Dian Rositawati dari Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP), kelemahan panitia seleksi juga karena mereka tidak memiliki parameter obyektif membuat keputusan. "Masih ada unsur like and dislike disitu," ujar Dian.

Komposisi keanggotaan panitia seleksi yang terdiri dari anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan berlatar belakang militer, juga dipertanyakan. "Mengapa tidak merekrut orang yang perannya bisa berguna, anggota Dirjen Pajak misalnya, untuk mengaudit kekayaan para calon," tambah Dian.

Astri Wahyuni


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

89 Calon Lulus Seleksi Awal Komisi Yudisial
Nilai Makalah Calon Anggota Komisi Yudisial Diputuskan Senin
Menyoal Kewenangan Komisi Yudisial dan MA
Besok, Tim Seleksi Komisi Yudisial Mulai Rapat
Setneg Kembalikan Draft Panitia Seleksi Komisi Yudisial
MA Tambah Dua Nama Panitia Seleksi Komisi Yudisial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data