Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Presiden Tetapkan Gempa di Nias Bencana Daerah
Kamis, 31 Maret 2005 | 17:41 WIB

TEMPO Interaktif, Nias: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten
Nias dan Nias selatan adalah bencana daerah. Sebab itu, Presiden menugaskan Gubernur
Sumatera Utara, Tengku Rizal Nurdin, untuk mengantisipasi dan melakukan tanggap darurat.

Menurut Yudhoyono yang mengunjungi lokasi bencana pada Kamis (31/3) siang, penunjukan
Gubernur Sumut karena pemerintah daerah Nias tidak berjalan efektif. "Maka Gubenur wajib
mengambil tanggung jawab," katanya kepada wartawan. Dalam kunjungan ini ikut serta Ketua
DPR Agung Laksono, sejumlah menteri dan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto serta
Kapolri Jenderal Polisi Da'i Bachtiar.

Presiden mengatakan, jika gempa bumi dan gelombang pasang tsunami yang terjadi di Provinsi
Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah bencana nasional, maka penanganannya dilakukan di
bawah Bakornas. Tapi, karena bencana di Nias adalah bencana daerah maka Provinsi Sumatera
Utara yang bertugas melaksanakan tanggap daurat. Namun, ia menambahkan pemerintah pusat
masih memberikan bantuan.

Presiden mengakui pada jam-jam pertama keadaan kacau. Hal ini diperparah adanya isu
ancaman gelombang tsunami. Ketika suasana kacau itu beberapa pemimpin dan pejabat daerah
Nias tidak ada ditempat. "Sehingga jam-jam pertama tidak berjalan dengan baik. Namun
Gubernur langsung mengambil langkah tanggap darurat," kata Yudhoyono.

Yudhoyono mengakui banyak komentar yang mengatakan penanggulangan bencana di Nias berjalan
lamban. "Tolong dipahami konteksnya termasuk persoalan cuaca. Kalau tidak akurat
masyarakat dunia akan melihat betapa buruk Indonesia menghadapi bencana," katanya. Presiden
meminta semua pihak bahu-membahu, bekerja sama menangulangi bencana.

Istiqomatul Hayati-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Korban-korban gempa tampak sedang diinfus di tenda darurat bencana alam gempa bumi di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/397/2000; 2000/07/27]. Korban-korban gempa tampak sedang diinfus di tenda darurat bencana alam gempa bumi di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/397/2000; 2000/07/27].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gempa Susulan Kembali Terjadi di Lhokseumawe
Korban Gempa Nias Mulai Berdatangan ke Medan
Bupati Nias Perkirakan Jumlah Korban 400 Orang
Akibat Gempa, Transaksi BSM di Simeleu Hanya Lewat ATM
BMG: Cuaca di Nias Tiga Hari Kedepan Buruk
Pilkadal Nias Selatan Ditunda
Padamnya Listrik Menjadi Kendala Utama
Perempuan 50 Tahun Bertahan di Bawah Reruntuhan
Pengungsi Nias Diminta Turun Gunung
Puting Beliung di Bantul Robohkan Belasan Rumah
> selengkapnya...


Referensi

Gempa Selama 2005
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data