Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Korban Gempa Nias Mulai Berdatangan ke Medan
Kamis, 31 Maret 2005 | 12:19 WIB

TEMPO Interaktif, Medan:Belasan korban gempa dari Pulau Nias yang terluka berat, mulai berdatangan ke kota Medan, Sumatera Utara. Mereka diangkut dengan dua helikopter Chinook milik Pemerintah Singapura yang mendarat di lapangan udara TNI AU Polonia Medan, Kamis (31/3).

Para korban yang dibawa hari ini umumnya wanita, orangtua, serta anak-anak. Umumnya mengalami trauma fisik di luar maupun dalam, termasuk patah tulang yang cukup parah.

Sampai di Lanud TNI AU, sebagian korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Haji Adam Malik, Rumah Sakit Pirngadi, Rumah Sakit Kodam I Bukit Barisan, Rumah Sakit Abdul Malik, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Haji Medan, dan Rumah Sakit Elizabeth. Rumah sakit ini memang jadi rujukan untuk menangani korban gempa Nias.

Sedangkan korban yang belum bisa diangkut ambulan ke rumah sakit-rumah sakit tersebut, mereka dibawa ke Posko Kesehatan yang terdapat Lanud TNI AU, Medan. Karena keterbatasan ruang, sebagian dari para korban diletakan beserta tandunya di depan ruang Posko Kesehatan. Disini para korban diperiksa oleh tim medis, termasuk tim medis asing.

Sementara itu, menurut Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Provinsi Sumatera Utara, R.E Nainggolan, Pemerintah dan Satkorlak Sumatera Utara memprioritaskan delapan bantuan penanganan gempa Nias. Delapan prioritas tersebut adalah pengiriman obat-obatan, dokter dan perawat, air bersih, makanan, tenda, BBM, generator dan selimut.

Untuk bahan makanan, Dinas Sosial Sumatera Utara telah mengirimkan 20 ton beras yang dibagi rata ke lokasi bencana, yakni 10 ton untuk Kabupaten Nias, dan 10 ton untuk Kabupaten Nias Selatan. Selain itu, Posko telah mengirimkan bantuan makanan, obat-obatan dan kantong mayat, baik dari darat maupun udara. Posko bencana juga telah mengirimkan delapan genset untuk membantu memulihkan listrik yang padam di lokasi bencana.

Hambali Batubara

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Korban-korban gempa tampak sedang diinfus di tenda darurat bencana alam gempa bumi di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/397/2000; 2000/07/27]. Korban-korban gempa tampak sedang diinfus di tenda darurat bencana alam gempa bumi di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/397/2000; 2000/07/27].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bupati Nias Perkirakan Jumlah Korban 400 Orang
Akibat Gempa, Transaksi BSM di Simeleu Hanya Lewat ATM
BMG: Cuaca di Nias Tiga Hari Kedepan Buruk
Pilkadal Nias Selatan Ditunda
Padamnya Listrik Menjadi Kendala Utama
Perempuan 50 Tahun Bertahan di Bawah Reruntuhan
Pengungsi Nias Diminta Turun Gunung
Puting Beliung di Bantul Robohkan Belasan Rumah
Warga Masih Ketakutan, Harga Beras Naik
Alat Deteksi Gempa dan Tsunami Dipasang Sepanjang Sumatera
> selengkapnya...


Referensi

Gempa Selama 2005
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Yenny Wahid Bantah Klaim Yusril Didukung Gus Dur
Olimpiade Paralimpik Dibuka dengan Meriah
Christopher Terhenti di Final AS Terbuka
Marcos Senna, Terbaik La Liga Musim 2007/08
Mencontreng atau Mencoblos Ditentukan September Ini

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data