|
Nasional
Gerakan Pembaruan Galang 1.000 Gugatan
Kamis, 31 Maret 2005 | 11:30 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Untuk menindaklanjuti perlawanan terhadap kongres II Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), gerakan pembaruan akan menggalang berbagai upaya untuk menentang keabsahan konggres, termasuk 1.000 gugatan. Sebelumnya, para utusan konggres pendukung pembaruan telah melakukan aksi walk out.
Menurut Sukowaluyo Mintoharjo, untuk urusan pengajuan gugatan hukum, akan dimulai dengan gugatan oleh 20 pendiri PDIP dengan atas nama perseorangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Nama pertama yang akan melempar gugatan adalah Mochtar Buchori. “Kemudian kader-kader dan anggota PDIP akan melayangkan gugatan perseorangan di daerahnya masing-masing,” kata Sukowaluyo di Bali, Kamis (31/3). Menurut Suko, setidaknya akan ada 1.000 gugatan.
Selain melakukan gugatan, kelompok pembaruan juga akan membentuk Dewan Pimpinan Pusat PDIP Tandingan pada hari Sabtu mendatang di Jakarta. Untuk itu sudah ditunjuk 19 orang anggota formatur pembentukan pengurus pusat yang terdiri dari tokoh pembaruan dan wakil sembilan daerah yang menolak keputusan kongres.
Sukowaluyo menyatakan, sejauh ini belum ada komunikasi antara Megawati Soekarnoputri dan pengurus pusat demisioner dengan pihak pembaruan. Dan mereka sendiri juga berusaha melakukan komunikasi. “Karena itu, jalan kompromi dan penyelesaian hanya bisa ditempuh di pengadilan,” ujarnya. Suko optimis kalai pihaknya akan bisa memenangkan gugatan karena hanya dengan satu kemenangan gugatan saja sudah cukup untuk menyatakan kongres tidak sah secara hukum.
Rofiqi Hasan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|