Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Dokumen Olah TKP Terbunuhnya Munir Diserahkan ke Mabes Polri
Kamis, 31 Maret 2005 | 11:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dokumen hasil olah tempat kejadian perkara terbunuhnya Munir dari pihak pemerintah Belanda, Kamis (31/3) pagi ini diserahkan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Belanda ke Mabes Polri.

Direktur Eropa Barat, Departemen Luar Negeri, Retro Marshudi, dalam pesan singkat yang dikirim ke Tempo menyebutkan penyerahan dilakukan pada pukul 09.00 WIB. Namun, Retno tidak menyebutkan lokasi penyerahan dokumen tersebut. "Barusan, dokumen hasil olah TKP diserahkan ke Mabes Polri," kata dia.

Hasil olah TKP yang diterima Mabes Polri tersebut adalah pemeriksaan terhadap semua penumpang pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 974, sesaat setelah pesawat mendarat di bandara Schipol, Amsterdam, dan sebelum seluruh penumpang turun pada 7 September 2004. Munir

Munir dipastikan meninggal saat pesawat masih terbang di atas Jordania. Setelah pesawat mendarat di Amsterdam, otoritas Belanda segera melakukan olah TKP di dalam pesawat Garuda tersebut.

Untuk kepentingan penyidikan, pemerintah Indonesia meminta hasil oleh TKP tersebut, sebagai bahan pengungkapan kasus terbunuhnya Munir. Disamping dokumen olah TKP, pemerintah Indonesia juga minta sisa organ tubuh Munir yang saat ini masih tersimpan di laboratorium Nederland Forensik Institute (NFI) untuk dibawa ke Indonesia. Otoritas Belanda sudah menyatakan kesediaannya menyerahkan sisa organ tubuh tersebut kepada pemerintah Indonesia. Namun, hingga saat ini pemerintah belum mengirimkan tim forensik mengambil sisa-sisa organ tubuh tersebut.

Erwin Daryanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Program Imprasial, Rachland Nashidik (kiri)  dan Direktur Eksekutif Imparsial, Munir saat konferensi pers menanggapi pernyataan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, Yusril Ihza Mahendra, di kantor Imparsial Jl. Diponegoro, Jakarta, Jumat, 12 September 2003.  [TEMPO/Agung Rahmadiansyah; K18A/423/2003; 20030912]. Direktur Program Imprasial, Rachland Nashidik (kiri)  dan Direktur Eksekutif Imparsial, Munir saat konferensi pers menanggapi pernyataan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, Yusril Ihza Mahendra, di kantor Imparsial Jl. Diponegoro, Jakarta, Jumat, 12 September 2003.  [TEMPO/Agung Rahmadiansyah; K18A/423/2003; 20030912].
Rachland Nashidik dan Munir
Rachland Nashidik dan Munir

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tim Penyidik Kasus Munir Belum Ambil Bukti di Deplu
BIN Segera Ketemu TPF Munir
Satu Lagi Pejabat Garuda Diperiksa
Pengacara Poly: Klien Saya Bertugas Atas Perintah Atasan
Pembunuh Munir Tak Akan Dihukum Mati
TPF Munir akan Panggil Direksi Garuda Baru
BIN Seharusnya Membuat Pernyataan Tidak Terlibat Pembunuhan Munir
Kepala BIN: Belum Ada Bukti Keterlibatan BIN
Kini Giliran Orang-orang Garuda
Beberapa Orang BIN Terlibat Pembunuhan Munir
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Bank Indonesia Dinilai Gagal Kawal Rupiah
Surat Suara Pilwali Kediri Nyaris Mencapai 1 Meter
Soekarwo Dekati PGRI
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data