Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gunawan Wirosarojo: Garuda dan Banteng Tak Pernah Bisa Kawin
Kamis, 31 Maret 2005 | 01:56 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar: Dibanding Sutjipto dan Pramono Anung, Gunawan Wirosarojo termasuk orang yang definsif terhadap serangan Kwi Kian Gie yang menjulukinya bagian The Gank of Three. Menurutnya, dia lebih senang bekerja dari pada menanggapi komentar-komentar Kwik Kian Gie dkk.

Dalam Kongres II PDIP di hotel Inna Grand Bali Beach, Gunawan sempat memimpin sidang pemandangan umum cabang-cabang. Di sela-sela kesibukannya sebagai panitia kongres, Gunawan sempat menjawab pertanyaan-pertanyaan Tempo. Berikut petikannya, Rabu (30/3):

Bagaimana tanggapan Anda soal rencana Kongres
tandingan yang akan digelar kelompok pro pembaharuan?


Biar saja, itu hak demokrasi. Biarkan mengalir apa
adanya. Saya sebagai orang yang sejak 1964 ikut organisasi politik, fenomena munculnya gerakan pembaharuan itu sebuah kristalisasi. Ibaratnya garuda
berkumpul dengan garuda, kita yang banteng berkumpul
dengan banteng. Saya berpikir positif saja soal
gerakan mereka.

Megawati menyerankan agar kelompok pembaharuan membuat
partai sendiri


Lha makanya itu. Kalau spesiesnya lain mana bisa
mereka berkumpul dengan kita. Antara garuda dan
banteng tetap tidak bisa kawin.

Tentang wacana yang mereka gulirkan seperti
penghapusan hak prerogatif dan formatur tunggal?


Ya bagus. Tapi kalau mintanya daerah (cabang) tidak
seperti itu terus bagaimana? Kalau nanti kita tidak
mengakomodir daerah dikatakan tidak demokratis.
Pandangan daerah dan cabang, yang membawa mandat hasil
konfercabsus, mayoritas menolak wacana gerakan
pembharuan. Ini suara arus bawah lho. Kongres partai
ini kan berdasarkan konstitusi dari bawah.

Anda termasuk The Gank of Three yang dikatakan Kwik Kian Gie sebagai sumber penyimpangan di partai.

Nggak apa-apa. Saya sudah siap tidak populer. Saya kan
sudah di partai sejak jaman nasakom (nasionalisme,
agama dan komunis). Jaman ikut PDI-nya Pak Sunawar
saya pernah dipecat. Tahun 1994 saya kembali lagi
gabung PDI dan diberi jabatan Sekretaris DPD Jawa
Tengah.

Menurut Anda apakah kelompok Kwik dan Laksamana ini
perlu diakomodasi lagi ke dalam partai?


Mereka biar memilih jalannya sendiri. Dan saya memilih
untuk tidak pernah berkomentar soal itu. Selama ini,
apapun yang terjadi, saya memilih tetap di daerah saja. Makanya saya tidak pernah muncul ke permukaan.

Apakah Anda bersedia jika dijadikan pengurus PDIP
periode mendatang?


Saya tidak tahu, tergantung formatur Bu Mega. Tapi
kalau yang meminta Bu Mega saya siap-siap saja.

Kukuh S. Wibowo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Dua orang Satgas PDI Perjuangan dengan pakaian yang berbeda di depan ruang klarifikasi anggota / peserta Kongres I PDI Perjuangan di Hotel Patra Jasa, Semarang, Jawa Tengah tanggal 26 Maret - 1 April 2000 [TEMPO/ Rini PWI; 30d/217/2000; 2000/07/04]. Seorang kakek penggembira/pendukung PDI Perjuangan saat pembukaan kongres PDI Pejuangan I di Hotel Patra Semarang yang berlangsung tanggal 26 Maret - 1 April 2000 [ Rini PWI/TEMPO; 30D/202/2000; 20000703 ]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gerakan Pembaruan PDIP Bentuk Tim Perlawanan
Mega Datangi Area Posko Gerakan Pembaruan
Guruh "Tinggalkan" Kubu Gerakan Pembaruan
Guruh Ditawari Pimpin PNI Marhaenisme
Gerakan Pembaruan Belum akan Bikin Partai Baru
Bursa Sekjen PDI Perjuangan Menghangat
Sidang Komisi LPJ Hanya Berlangsung 10 Menit
Masuki Hari Ketiga, Kongres Diperkirakan Berjalan Alot
Massa Pendukung Mega Kembali Berdemo
Ada Desakan Buat Kongres Tandingan
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data