Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Baru 17 Mayat Dievakusi di Simeuleu
Rabu, 30 Maret 2005 | 15:47 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Baru 17 mayat yang berhasil dievakuasi hingga tadi siang di Kota Sinabang, Pulau Simeuleu. Menurut Darmili, Bupati Simeulu baru korban di Sinabang yang bisa dievakuasi.

Adapun korban gempa berkekuatan 8,7 skala richter dua hari lalu itu, yang di luar kota Sinabang masih banyak yang belum dievakuasi. Kata Darmili, pihaknya banyak menemukan kendala teknis di lapangan. Tujuh dari delapan kecamatan yang ada d Simeulu belum bisa ditembus. “Banyak rumah yang hancur,” ujarnya ketika dihubungi melalui telepon satelitnya. Dia memperkirakan, korban tewas di daerahnya cukup banyak.

Darmili yang berada di tengah-tengah warga mengatakan, sampai sejauh ini korban yang dirawat 22 orang. Pelayanan kesehatan diberikan di tenda darurat yang dibangun di depan bekas bangunan RS Simeulu, yang hancur lebur. Lalu, sekitar 50 ribu penduduk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Para pengungsi, menurut Darmili, sangat membutuhkan bantuan dan obat-obatan, selain itu juga tenda-tenda. Sampai saat ini, (Plt) Gubernur Nangroe Aceh Darussalam Azwar Abubakar, dan Pangdam Endang Suwarya tengah meninjau lokasi yang terkena gempa di Singkil, Simeuleu, dan Kepulauan Banyak.

Adi Warsidi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Korban-korban gempa tampak sedang diinfus di tenda darurat bencana alam gempa bumi di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/397/2000; 2000/07/27]. Angin Topan Blanca dilihat saat misi NASA, Mei 1992. [Gamma/ Salaber-Laison; 10D/496/1992; 20040127].
Angin Topan Blanca
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tsunami dan Gempa Bumi Jadi Mata Pelajaran di NTT
Korban Meninggal di Aceh Tenggara Bertambah
Wisatawan ke Pulau Seribu Drop
Fase Rekonstruksi Aceh Dan Nias Akan Bersamaan
Presiden: Bencana Alam Bagian dari Fenomena Alam
Gangguan Gunung Meletus Efek Gempa Nias
Empat Gunung Berapi di Jawa 'Batuk-batuk'
Korban Gempa Nias Mendapat Rp. 3.000 Per Hari
Sumatera Utara Belum Miliki Posko Bencana
Gunung Talang Solok Meletus, Status Awas
> selengkapnya...


Referensi

Gempa Selama 2005
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Gempa Terus Berulang
Suatu Malam Jauh di Selatan
Rumah Instan Tahan Gempa
> selengkapnya...

Website

Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data