Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Titik Berat Kerjasama Asia Afrika, Ekonomi
Rabu, 30 Maret 2005 | 21:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Asia Afrika akan menitikberatkan kerjasama pada bidang ekonomi. "Ada usulan untuk lebih terfokus pada kerjasama pariwisata dan masalah sosial budaya lainnya,"kata Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Sujatnan Parno Hadiningrat usai pertemuan Pejabat Tinggi Asia Afrika di Jakarta, Rabu (30/3).

Kerjasama ekonomi menurut pertemuan tersebut dirasakan lebih efektif untuk kerjasama strategis baru antar dua benua tersebut. "Pada intinya nuansa pertemuan ini sesuai dengan apa yang sudah dijadikan draft oleh dua penyelenggara, Indonesia dan Afrika Selatan,"ujar Sujatnan. Dalam pertemuan pejabat tinggi kali ini akan dibahas naskah untuk pertemuan tingkat tinggi baik Kepala Negara ataupun Menteri Luar Negeri di Asia Afrika tersebut.

Pada intinya naskah deklarasi kerjasama strategis Asia Afrika yang baru akan bersifat filosofis. Deklarasi yang akan ditandatangani oleh kepala negara ini dijadikan dasar untuk implementasi kerjasama ekonomi, politik dan sosial budaya kedua kawasan. Sementara untuk naskah Joint Ministerial Statement menjadi pedoman rencana aksi bagi kerjasama kedua kawasan.

Yophiandi Kurniawan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Anak-anak bermain perahu angsa di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, 1991. [TEMPO/ Rini PWI; 03d/252/91; 20001202].<br> 
Dimuat majalah TEMPO 20001210-036, 20020915-072 Sepasang turis asing meneropong di pantai Nusa Dua, Bali, 1993. [TEMPO/ Rully Kesuma; 14D/473/1993; 20021002].
Taman Impian Jaya Ancol
Pantai Nusa Dua
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Malioboro Miliki Polisi Sipil
Herman Bahar : Orientasi Kebijakan Pariwisata Cuma Bisnis
Hotel Mulia Dilaporkan Konsumennya
Herman Bahar : Pariwisata Cuma Anak Tiri
Pemerintah Targetkan Jumlah Wisatawan Meningkat
Rinjani Finalis TTA 2005
Wisatawan Beralih dari Thailand ke Lombok
Sultan Minta Warga Yogya Tidak Dekati Laut
Pasca-tsunami, Tingkat Hunian Hotel di Daerah Pantai Tinggal 25 Persen
Perdagangan Indonesia-Australia Meningkat
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek

Website

Departemen Keuangan
PT Garuda Indonesia
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI)


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data