Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Ada Desakan Buat Kongres Tandingan
Selasa, 29 Maret 2005 | 15:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tokoh-tokoh gerakan pembaharuan didesak segera berinisiatif mengadakan kongres tandingan untuk mengimbangi Kongres II PDIP yang dianggap tidak sah. Desakan itu muncul dalam dialog antara utusan-utusan kongres yang keluar dari arena, tadi malam. Tokoh pembaharuan yang hadir antara lain Laksamana Sukardi, Sukowaluyo Mintoharjo, Posdam Hutasoid, Muhtar Buhori, dan Imam Munjiat.

Menurut Sawaludin Arif, utusan dari Makassar, kongres tandingan diperlukan untuk melanjutkan perjuangan melawan kelompok anti status quo. Karena perjuangan itu membutuhkan kepemimpinan di kalangan pembaharuan. Sementara itu, untuk mencegah supaya Kongres II PDIP makin tidak sah, Heri Purnomo dari Jakarta Selatan mendesak pendukung pembaharuan agar mengusahakan Kongres II PDIP tidak mencapai quorum dengan mengajak utusan-utusan yang masih ikut kongres untuk keluar dari sidang.

Sementara itu, berbagai usulan juga muncul untuk menjaga agar DPP DPIP tidak bersikap sewenang-wenang terhadap utusan yang mendukung pembaharuan, yakni dengan segera mengajukan tuntutan hukum kepada Megawati DPP PDIP dan panitia kongres.

Rofiqi Hasan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Dua orang Satgas PDI Perjuangan dengan pakaian yang berbeda di depan ruang klarifikasi anggota / peserta Kongres I PDI Perjuangan di Hotel Patra Jasa, Semarang, Jawa Tengah tanggal 26 Maret - 1 April 2000 [TEMPO/ Rini PWI; 30d/217/2000; 2000/07/04]. Seorang kakek penggembira/pendukung PDI Perjuangan saat pembukaan kongres PDI Pejuangan I di Hotel Patra Semarang yang berlangsung tanggal 26 Maret - 1 April 2000 [ Rini PWI/TEMPO; 30D/202/2000; 20000703 ]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Roy BB. Janis : Partai Akal-akalan Sudah Lewat
Pertanggungjawaban Megawati Tertutup Bagi Media
Megawati Digugat
Utusan Kongres Gugat Panitia Kongres PDI Perjuangan
Palsukan Identitas Kongres, Aktivis PDIP Surabaya Diadukan ke Polisi
Ratusan Massa Pro Mega Kembali Menggelar Unjuk Rasa
Pimpinan Cabang Sulsel Walk Out dari Kongres PDIP
Mega Tolak Gagasan Gerakan Pembaruan
Akbar Tanjung: Sebaiknya Gerakan Pembaruan Diakomodasi
Polisi Bali Sita 450 Sangkur dari Massa PDI Perjuangan
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data