Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Beberapa Bandara di Nias Rusak
Selasa, 29 Maret 2005 | 13:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Akibat gempa di Nias, Sumatera Utara semalam, sejumlah bandara rusak dan tidak dapat digunakan untuk mendarat pesawat, kecuali helikopter.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, usai memberikan penghargaan lomba tertib lalu lintas dan angkutan kota di Kantor Departemen Perhubungan, Jakarta, Selasa (29/3). Tapi, Dehub belum memiliki data jumlah bandara di Nias yang rusak. Pasalnya, pesawat navigasi masih meneliti kondisi yang terjadi di Nias.

Meskipun terjadi kerusakan di beberapa bandara, Hatta menyatakan, masih ada bagian bandara yang dapat digunakan mendarat. "Di daerah Selatan ada sekitar 700 sampai 800 meter yang bisa dituruni pesawat," ujarnya.

Pesawat navigasi yang dikirimkan ke Nias, menurutnya, tidak hanya mengecek kondisi bandara rusak akibat gempa, tapi juga memantau kondisi sarana trasportasi darat dan laut pasca gempa semalam.

Untuk tanggap darurat yang dilakukan oleh Departemen Perhubungan, lanjut Hatta, pihaknya telah berkoordinasi dengan Departemen Sosial terutama yang berkaitan dengan pengiriman bantuan logistik ke Nias.

Suryani Ika Sari

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Perhubungan, Agum Gumelar memegang kepalanya dalam acara dengar pendapat dengan komisi V  di Gedung DPR, 23 Januari 2002 [ TEMPO /Bagus Indahono; K8A/133/2002; 20020629 ] Angin Topan Blanca dilihat saat misi NASA, Mei 1992. [Gamma/ Salaber-Laison; 10D/496/1992; 20040127].
Agum Gumelar tertunduk
Angin Topan Blanca
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga di Semenanjung Malaysia Ikut Panik
Pemerintah Siapkan Dana untuk Gempa Nias
Pemerintah Memperkirakan Korban Jiwa Sementara 200 Orang
80 Persen Bangunan di Gunung Sitoli dan Teluk Dalam Rusak Berat
Warga Banda Aceh Kembali Tenang
Gempa 8,7 Skala Richter Hancurkan Nias
Meski Tidak Ada Korban Jiwa, Warga Medan Tetap Waspada
Usai Gempa, Pulau Pagai Diterjang Badai
Badai Ingrid Melanda NTT
Hujan Es dan Angin Kencang Terjadi di Bogor
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
PP RI No. 8 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 1 Tahun 1998 Tentang Pemeriksaan Kecelakaan Kapal
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data