Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TPF Munir akan Panggil Direksi Garuda Baru
Senin, 28 Maret 2005 | 12:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim Pencari Fakta (TPF) Munir, dalam waktu dekat ini akan memanggil jajaran direksi PT Garuda Indonesia yang baru, untuk menegaskan kembali komitmen perusahaan penerbangan tersebut dalam membantu mengungkap kasus terbunuhnya Munir. "Besok kami akan mengirim surat panggilan kepada direksi Garuda yang baru," kata Ketua TPF Brigjen Marsudhi Hanafi kepada wartawan, Senin (28/3).

Seperti diketahui, almarhum Munir meninggal di atas pesawat Garuda, dari Jakarta menuju Amsterdam. Saat Munir meninggal, direktur utama Garuda Indonesia dijabat oleh Indra Setiawan. Minggu yang lalu (Jumat, 18/3) Menteri Negara BUMN Sugiharto menetapkan Emirsyah Satar menjadi Dirut Garuda menggantikan Indra Setiawan.

Sejak Emirsyah dilantik, TPF belum pernah sekalipun bertemu. Namun sebelumnya, Emirsyah berjanji untuk mengungkapkan kasus kematian Munir.

Disamping akan memanggil direksi Garuda yang baru, TPF juga akan memanggil mantan sekretaris utama Badan Intelijen Negara pada periode Hendropriyono yang bernama Nurhadi.

Erwin Daryanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan (kanan) didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu,  13 November 2002. Pada kesempatan ini dibahas mengenai kesiapan semua angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223] Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan pada rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu,  13 November 2002. 
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]
Indra Setiawan dan Omar Berto
Indra Setiawan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BIN Seharusnya Membuat Pernyataan Tidak Terlibat Pembunuhan Munir
Kepala BIN: Belum Ada Bukti Keterlibatan BIN
Kini Giliran Orang-orang Garuda
Beberapa Orang BIN Terlibat Pembunuhan Munir
Pemerintah Sudah Terima Hasil Olah TKP dari Belanda
Rekening Indra Setiawan Ditelusuri TPF Munir
Pollycarpus Indikasikan Keterlibatan Garuda
Pollycarpus Mulai Nyanyi, Indra Setiawan Dibidik Penyidik
Tim Penyelidik Munir Hari Ini Bertemu PPATK
Polycarpus Belum Sebutkan Eksekutor yang Meracuni Munir
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial
PT Garuda Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data