|
Nasional
Ratusan Warga Bojong Minta Jaminan Keamanan ke Mabes Polri
Senin, 28 Maret 2005 | 11:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ratusan warga yang berasal dari tujuh desa, di wilayah TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) Bojong, Senin (28/3) berunjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Mereka meminta jaminan keamanan dari aparat kepolisian, karena mendapat ancaman dari ratusan preman.
Hermawanto dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengatakan, dirinya mendapat pengakuan dari masyarakat bahwa pada Minggu (27/3) pada pukul 10.00-13.00 WIB, 150 preman mondar-mandir di sekitar perumahan warga Bojong. "Mereka mengancam, bila ada warga yang menurunkan spanduk mereka, maka mereka akan mengobrak-abrik rumah warga Bojong," ujarnya.
Padahal, menurut Hermawanto, kasus intimidasi para preman kepada warga Bojong tersebut, sudah dilaporkan ke kantor Kepolisian Resort (Polres) Bogor pada Jumat (25/3). Namun, hingga hari ini belum ada jaminan dari polisi untuk mengamankan warga Bojong.
Erwin, selaku koordinator aksi mengatakan, ratusan warga Bojong ini mulai menginap di Mabes Polri sejak Minggu malam, pukul 20.00 WIB. Erwin mengatakan, ratusan warga tersebut akan terus menginap di Mabes Polri sampai ada jaminan keselamatan warga Bojong dari ancaman preman-preman yang disewa oknum-oknum pejabat, untuk menekan warga agar tidak menolak kehadiran TPST Bojong. "Lebih baik kita menginap di Mabes Polri, daripada kita pulang tapi mati, karena ancaman para preman-preman," ujarnya.
Unjuk rasa berjalan tertib dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Hingga saat ini belum ada perwakilan dari Mabes yang menemui warga. Namun lima orang perwakilan warga dengan didampingi Hermawanto dari LBH Jakarta diizinkan masuk ke kantor Badan Reserse dan Kriminal untuk membuat laporan tertulis.
Erwin Daryanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Penduduk melihat saluran limbah pabrik karet PTP XVIII Danau Salak, Kalimantan Selatan, 1993. [TEMPO/ Almin Hatta; 15D/217/1993; 20021001].](/hg/photostock/2005/03/25/s_15D21705_high_thumb.jpg) |
![Pemukiman kumuh pemulung di sekitar tempat pembuangan sampah/ TPA Bantar Gebang, Bekasi, 23 April 2001. [TEMPO/ Hendra Suhara; K1A/188/2001; 20010501].](/hg/photostock/2005/03/01/s_K1a18805_high_thumb.jpg) |
| Limbah Pabrik Karet PTP XVIII
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|