Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Cara Ermalena Melawan Kesewenangan di PPP
Minggu, 27 Maret 2005 | 20:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ermalena, anggota pengurus harian pusat (PHP) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menolak rehabilitasi yang diberikan DPP PPP kubu Hamzah Haz sehubungan dengan dicabutnya ketentuan pemecatan dirinya. "Saya dengan sadar tidak menerima,"katanya dalam acara debat publik PPP di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu(27/3).

Menurut Ermalena, pemecatan dirinya adalah bentuk dari ketidakhati-hatian dari pengurus pusat PPP Kubu Hamzah Haz dan merupakan keputusan yang dipengaruhi oleh emosi. Ermalena termasuk dari enam orang yang dipecat secara sewenang-wenang oleh Hamzah Haz, dengan tuduhan hadir dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) PPP di Hotel Sahid Jaya, jakarta.

Ternyata Ermalena saat itu tak ada di tempat, bahkan tak pernah ikut-ikut kubu Silatnas pimpinan Surya Darma Ali. Namun, karena PPP pimpinan Hamzah mengaku melihat dalam rekaman video ada Ermalena, tokoh perempuan PPP itu turut dipecat. Belakangan dikireksi karena ternyata Ermalena tak pernah hadir di tempat itu."Masa dengan mudahnya keputusan itu dicabut,"ujarnya.

Ermalena mengatakan ada tiga syarat untuk menerima rehabilitasi DPP. Permohonan maaf secara tertulis dari pihak yang menandatangani surat pemecatannya. Surat PHP PPP kepada seluruh cabang dan wilayah PPP yang menyatakan Ermalena tidak bersalah. Terakhir rehabilitasi dalam pemberitaan, sama jumlahnya dengan berita yang memuat pemecatan dirinya.

Tri Susanti

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kendaraan Partai Persatuan  pada pawai kendaraan peserta Pemilu , Jakarta 19 Mei 1999 [TEMPO/ Rini PWI; 30d/449/99; 2000/08/08]. Protes  oleh HMI- MPO Bogor dengan Poster bertuliskan  dari pada bertikai, mendingan tangkap Tommy Suharto di Bunderan Hotel Indonesia , November 2000 [ Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/322/2000; 20001122 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kubu Hamzah Haz Emoh Dialog
Sophan dan Arifin Panigoro Mundur
500 Lansia PPP Hadiri Tablig Akbar
Rekomendasi Majelis Pakar PPP Tidak Diterima Kubu Hamzah
PDI Perjuangan Harus Ubah Pola Pikir
PAN Sulut Dukung Sutrisno Bachir
AM Fatwa : Amien Sedihkan Hatta
Sutrisno Bachir Menantang Hatta Radjasa
PPP Yogyakarta akan Selenggarakan Musyawarah Antar DPW
PAN Tak Takut Koalisinya dengan PPP Bubar
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data