Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Sophan dan Arifin Panigoro Mundur
Minggu, 27 Maret 2005 | 18:29 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:Calon Ketua Umum PDI-Perjuangan yang selama ini digadang-gadang kubu pembaruan di tubuh partai berlambang kepala banteng, Sophan Sopiaan dan Arifin Panigoro mundur dari pencalonan dari Ketua Umum hari ini di Bali, Minggu (27/03).

Kedua kandidat itu beralasan, pengunduran dirinya dari pencalonan Ketua Umum PDI-P karena beberapa hal yang menyangkut Gerakan Pembaharuan. Mereka merasa gerakan pembaharuan memerlukan regenerasi, apabila Sophan dan Arifin tetap maju mencalonkan diri, target regenerasi tidak akan tercapai.

Alasan lain, terlalu banyaknya calon ketua umum dari Gerakan Pembaharuan. "Dalam kongres nanti kita memerlukan pengkrucutan suara, kan, terlalu banyak calon ya ngga bagus,"kata Sophan. Putra tokoh Manai Sophiaan juga beralasan, ia dan Arifin Panigoro merasa sudah cukup tua untuk memimpin partai.

Sejauh ini dukungan terhadap Gerakan Pembaharuan meningkat. Sophan mengaku, saat ini dukungan Gerakan Pembaharuan di luar perkiraanya, sudah lebih 55 persen yang akan mendukung Gerakan Pembaharuan. "Surprise, dukungan daerah banyak juga, semalam aja ada 500 kader daerah ngumpul sama kami,"katanya. Sophan optimis, pendukung Gerakan Pembaharuan akan mencapai 70 persen.

Utomo Tri Rahasto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cap jempol darah dan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap Megawati oleh pendukung Megawati di jl. Agus Salim, Jakarta tahun 1999 [Tempo/ Rini PWI; 29d/377/99; 2000/05/16]. Pawai kampanye pendukung PDI Perjuangan dengan mobil dan bendera koalisi PDI P, PAN, PPP di sekitar Pancoran , Jakarta tahun 1999  [Tempo/ Rully Kesuma; 27d/155/99; 2000/05/16].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

500 Lansia PPP Hadiri Tablig Akbar
PDIP Bali Tetap Tolak Formatur Tunggal
Calon Ketua Umum PDIP Tidak Harus Peserta Kongres
Guruh Belum Terima Undangan Kongres PDIP
PDI Perjuangan Harus Ubah Pola Pikir
PAN Sulut Dukung Sutrisno Bachir
PDIP Pembaruan Usulkan Presidium Ketua Umum
Pembela Megawati Anggap Gugatan TPDI Tidak Relevan
AM Fatwa : Amien Sedihkan Hatta
TPDI Daftarkan Gugatan Terhadap Mega
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data