|
Nasional
Wapres Jusuf Kalla Gelar Rapat Tiga Bulan Pascatsunami
Sabtu, 26 Maret 2005 | 12:28 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Wakil Presiden Jusuf Kalla hari ini berada di Banda Aceh untuk mengadakan rapat pemulihan Aceh tiga bulan pascatsunami dan mengadakan kujungan ke beberapa tempat relokasi pengungsi. Rombongan wapres dijadwalkan akan menggelar rapat tentang pemulihan Aceh di pendopo.
Selanjutnya, Wapres akan meninjau pantai Ulee Lheu dan ke lokasi relokasi sarana pendidikan di SD, SMP dan SMA, serta meninjau lokasi relokasi pengungsi di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Wapres bersama rombongan kemudian mengakhiri kegiatannya sekitar pukul 14:30 Wib, dan akan melanjutkan perjalanan ke Padang, Sumatera Barat, melalui Bandara Iskandar Muda.
Sementara itu, Menko Kesra Alwi Shibab, di Pendopo Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, mengungkapkan rencana induk atau master plan rekontruksi Aceh yang telah dirancang pemerintah dipastikan bakal ada perubahan-perubahan sesuai dengan perjalanan waktu rekontruksi. Master plan yang telah dibuat berdasarkan aspirasi tokoh masyarakat Aceh yang telah diundang ke istana, beberapa waktu yang lalu itu akan disampaikan hari ini.
Namun, master plan itu belum merupakan hasil final. Karena itu dalam beberapa pekan ke depan, pemerintah masih akan menyerap aspirasi masyarakat lainnya. ”Siapa saja, akan diserap aspirasinya, silakan,” kata dia kepada pers Jumat malam (25/03).
Penjaringan aspirasi warga itu, agar nantinya pemerintah benar-benar yakin warga siap dengan master plan yang dirancang oleh pemerintah. Bukan hanya itu, Alwi juga menyebutkan, dalam perjalanan rekontruksi yang memakan waku 4 sampai 5 tahun, master plan juga disesuaikan dengan kondisi yang berkembang. ”Dalam perjalanannya ada perubahan-perubahan,” sebutnya.
Alwi menyebutkan, dalam master plan yang disusun pemerintah sudah mencakup semua bidang. Semua yang diinginkan masyarakat Aceh sudah dibahas di sana. Tentang lokasi yang ditanami bakau, dan lokasi yang harus dikosongkan warga.
Pemerintah juga telah membahas untuk membuat bukit buatan, bagi warga yang tetap ingin tinggal di desa pesisir pantai. ”Mungkin saja ada penghalusan-penghalusan, yang tertera dalam master plan masih belum detil,” ujar Alwi.
Pada akhirnya Alwi menyebutkan, tanggal 26 adalah masa tanggap darurat berakhir dan memasuki fase rekontruksi. Bahkan di beberapa tempat yang tidak parah terkena tsunami, rekontruksi sudah dimulai.
Adi Warsidi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|