Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   
(Demonstran dihadang polisi saat protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur di gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo.)       (Protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur dengan bendera merah putih di depan gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo.)
(Demonstran dihadang polisi saat protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur di gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000 Foto: Robin Ong/ Tempo.)
(Protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur dengan bendera merah putih di depan gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000 Foto: Robin Ong/ Tempo.)
(Protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur dengan poster bertuliskan Gus Dur kalau tidur di tempat tidur jangan di kepemimpinanmu, PADI di depan gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo.)       (Himpunan Mahasiswa Muslim Antar Kampus (HAMMAS) berunjuk rasa di halaman kantor KOMNAS HAM Jakarta, Senin 8 Mei 2000. Mereka menolak penjelasan dan kesaksian Try Sutisno, LB Moerdani dan Hermanu. [Bernard Chaniago/ Tempo;20000508])
(Protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur dengan poster bertuliskan Gus Dur kalau tidur di tempat tidur jangan di kepemimpinanmu, PADI di depan gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000 Foto: Robin Ong/ Tempo.)
(Himpunan Mahasiswa Muslim Antar Kampus (HAMMAS) berunjuk rasa di halaman kantor KOMNAS HAM Jakarta, Senin 8 Mei 2000. Mereka menolak penjelasan dan kesaksian Try Sutisno, LB Moerdani dan Hermanu. [Bernard Chaniago/ Tempo;20000508])
(Mantan Tahanan Politik (Tapol) G 30 S/PKI, Kolonel Latief (tengah) bersama mantan Tapol/Napol lainnya melakukan protes menuntut pembentukan KPP HAM yang bertugas mengusut pelanggaran kejahatan kemanusiaan, politik, dan ekonomi yang telah dilakukan mantan Presiden Soeharto dengan poster       (Mantan Tahanan Politik (Tapol) G 30 S/PKI, Kolonel Latief (tengah) bersama mantan Tapol/Napol lainnya melakukan protes menuntut pembentukan KPP HAM yang bertugas mengusut pelanggaran kejahatan kemanusiaan, politik, dan ekonomi yang telah dilakukan mantan Presiden Soeharto dengan poster
(Mantan Tahanan Politik (Tapol) G 30 S/PKI, Kolonel Latief (tengah) bersama mantan Tapol/Napol lainnya melakukan protes menuntut pembentukan KPP HAM yang bertugas mengusut pelanggaran kejahatan kemanusiaan, politik, dan ekonomi yang telah dilakukan mantan Presiden Soeharto dengan poster "adili Soeharto sekarang" di depan Komisi Nasional (Komnas) HAM, Jakarta, 16 Oktober 2002. [TEMPO/ Arie Basuki; K13A/071/2003; 20030401].)
(Mantan Tahanan Politik (Tapol) G 30 S/PKI, Kolonel Latief (tengah) bersama mantan Tapol/Napol lainnya melakukan protes menuntut pembentukan KPP HAM yang bertugas mengusut pelanggaran kejahatan kemanusiaan, politik, dan ekonomi yang telah dilakukan mantan Presiden Soeharto dengan poster "adili Soeharto sekarang" di depan Komisi Nasional (Komnas) HAM, Jakarta, 16 Oktober 2002. [TEMPO/ Arie Basuki; K13A/071/2003; 20030401].)
(Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].)       (Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].)
(Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].)
(Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].)
(Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025].)       (Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025].)
(Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025].)
(Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025].)

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tahanan Politik G-30-S Madiun Tuntut Rehabilitasi
M.Fadjroel Rachman : PKS Memuakkan
Blora Center Tetap Akan Independen
Mahasiswa Sulsel Paksa Gubernur Tolak BBM Naik
Wakil Rakyat Kotor, Perlu Dibersihkan
Mahasiswa Palembang Unjuk Rasa Saat Kunjungan Jusuf Kalla
Pebisnis Malaysia: Kasus Ambalat Terlalu Dibesar-Besarkan
Soal PKI Gus Dur Somasi Balik LBH Jakarta
Jalan 200 KM Menentang Kenaikan BBM
Depot Pertamina Solo Disegel Mahasiswa
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Pendidikan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [6]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data