Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Lion Air Makassar-Ambon Kehabisan Oksigen
Kamis, 24 Maret 2005 | 12:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pesawat Lion Air yang akan berangkat dari Bandara Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, ke Bandara Pattimura, Ambon, pada Kamis pagi (24/3), kehabisan oksigen ketika melakukan penerbangan ke Ambon.

Pesawat dengan nomor penerbangan JT 791, itu kehabisan oksigen, ketika sudah terbang sekitar 1 jam meninggalkan Bandara Hasanuddin. Dan diperkirakan sekitar 20 menit lagi, pesawat tersebut akan mendarat di Bandara Pattimura, Ambon. Tapi pesawat tersebut kembali lagi ke Makassar.

Salah seorang pegawai Lion Air Ambon, yang bertugas di Bandara Pattimura, Ambon, membenarkan kalau pesawat tersebut kehabisan oksigen. Pesawat Lion air yang membawa puluhan penumpang ke Ambon, itu tinggal landas dari Bandara Hasanuddin sekitar pukul 05.00 wita, dan diperkirakan tiba di Bandara Pattimura, Ambon, sekitar pukul 07.00 wit. Tapi hingga pukul 09.00 wit, pesawat tersebut belum juga tiba di Ambon.

Puluhan penumpang yang akan ke Ambon itu, kemudian tiba di Ambon, sekitar pukul 10.00 wit. Di antara penumpang tersebut, terdapat Bupati Seram Bagian Barat Djafar Soamle, ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) I.W.J.Hendriks, serta beberapa pengusaha asal Ambon lainnya.

Ketua Sinode GPM kepada wartawan mengakui kalau pesawat dengan nomor penerbangan JT 791 yang ditumpanginya itu, tiba-tiba masker oksigen yang ada di pesawat tersebut keluar dari tempatnya. Peristiwa itu terjadi ketika pesawat berada di atas Pulau Buru. "Bersyukur Tuhan masih sayang katong. Kaseng samua su mati," kata ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Sinode GPM I.W.J.Hendriks, kepada wartawan di Bandara Pattimura Laha, Ambon.

Mochtar Touwe


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh  dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]



Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anggaran Pendidikan Kota Solo Hanya 2,5 Persen
Polri Bentuk Tim Menyelidiki Penyebab Jatuhnya Cassa 212
Permukaan Sungai Cisadane Mulai Meninggi
Kompetisi Sekolah Lingkungan Resmi Dibuka
Empat Departemen Tertibkan Bisnis Militer
Mabes Polri Belum Tahu Penyebab Jatuhnya Pesawat
Pesawat Jatuh di Papua, 14 Orang Tewas
Hasil Investigasi Tak Dapat Dijadikan Barang Bukti
Bandara Ahmad Yani Kembali Normal
DPR: Ada Ketidakberesan Dalam Industri Penerbangan
> selengkapnya...


Referensi

Pesawat Cassa 212 PK 2032
PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Masyarakat Lebih Akrab dengan Mencoblos
Pemungutan Suara Pemilu 2009 Memakan Waktu Lebih Lama
Soetrisno Bachir Harapkan Gaet Pendukung Gus Dur
Biaya Operasional Pengelolaan Sampah Minim
Departemen Pertanian Dibobol Maling

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data