Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Tim Gabungan Pemburu GAM Dibentuk
Rabu, 23 Maret 2005 | 20:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian RI bersama Tentara Nasional Indonesia telah membentuk tim investigasi gabungan untuk melakukan perburuan terhadap anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Pembentukan tim gabungan ini didasari dugaan bahwa anggota GAM di Aceh saat ini tidak hanya mengkonsentrasikan anggotanya di luar kota atau di daerah-daerah pedalaman saja, namun juga sudah menyebar ke kota-kota dan bergabung dengan masyarakat.

"Oleh karena itu kita harus membentuk tim-tim investigasi untuk mencari, apapun istilahnya, pada dasarnya, bagaimana menemukan dan mencari mereka," kata Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar kepada pers, usai mengikuti rapat koordinasi bidang politik, hukum dan keamanan di kantor Menkopolhukam, kemarin.

Menurut Da'i, belakangan ini, kasus-kasus serangan anggota GAM terhadap aparat TNI dan Polri muncul kembali, di tengah situasi tanggap darurat pascabencana tsunami di Aceh. "Berarti GAM dalam kondisi eksis kembali, berupaya mengumpulkan dana untuk kepentingan mereka, oleh karena itu upaya yang kita lakukan sekarang adalah mengintensifkan pencarian GAM," kata Da'i.

Dengan pembentukan tim gabungan ini, Da'i mengaku, aparat Polri yang kini berada di Aceh akan diperkuat dengan penambahan personil. "Kita tambahkan kekuatan dari yang sudah tergelar dalam operasi," ujarnya. Aparat keamanan juga, kata Da'i, harus memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat agar tidak diusik GAM. "Apalagi ada orang-orang asing sedang membantu tugas-tugas kemanusiaan di Aceh, harus kita jamin keamanannya," lanjutnya.

Semenatra itu, Panitia Anggaran DPR RI, akhirnya menyetujui pengajuan dana Tanggap Darurat pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami di Provinsi NAD dan Sumatera Utara sebesar Rp 1,258 triliun. Ketua Panitia Anggaran DPR RI, Emir Muis, mengatakan secara pribadi ia tidak mempermasalahkan permohonan tersebut.

Rincian dana tersebut, antara lain untuk permakanan sebesar Rp 45,89 miliar, kesehatan Rp 95 miliar, pendidikan Rp 70 miliar, pekerjaan umum Rp 992 miliar, Lembaga Keluarga Rp 40 miliar dan Operasi dan Pemantauan Rp 14 miliar.

dimas adityo,evy flamboyan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Iring-iringan panser dan kendaran operasional TNI (Tentara Nasional Indonesia) melintas bawah spanduk Murid Sekolah Menengah Umum (SMU) berseragam pramuka menyambut kedatangan Menko Politik dan Keamanan, Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah dengan membawa bendera kertas merah putih di desa Seunuddon , Aceh Utara, Sabtu, 7 Juni 2003. [TEMPO/ Rully Kesuma; Digital Image; 20030901].
TNI di Aceh
Penyambutan Kedatangan Menko Polkam di Aceh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polda Metro Jaya Kirim Pasukan ke Aceh
Tiga Anggota GAM Terbunuh
Indonesia Tolak Keterlibatan Penasehat Asing dalam Perundingan
Pemerintah Kaji Permintaan "Self Governance" GAM
Perundingan Dengan GAM Harus DiMove ke Aceh
Presiden: Otonomi Khusus Solusi Final Konflik Aceh
Panglima TNI Tidak Setuju Persyaratan GAM
RI-GAM Bahas Proposal Otonomi Khusus
Perunding RI Besok Berangkat ke Finlandia
Kontak Senjata Terjadi di Indrapuri, Empat Tewas
> selengkapnya...


Referensi

Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Empat Tahap Resolusi Konflik
Komisi Kebenaran $ Rekonsiliasi
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
UU RI No. 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh Sebagai Propinsi NAD
> selengkapnya...

Website

Gerakan Aceh Merdeka
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data