Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Rusdiharjo: Media Malaysia Memelintir Ucapan Saya
Rabu, 23 Maret 2005 | 18:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Duta Besar Indonesia untuk Malaysia merasa jika media massa Malaysia telah memelintir ucapannya. "Saya bilang angry man dalam konteks orang yang sedang menuntut hak-hak mereka," ujar Rusdiharjo di Gedung DPR/MPR, Rabu (23/3).

Ia juga mengatakan, kata crazy yang dikatakannya dalam konteks orang yang mencintai negaranya.

Pernyataan Rusdiharjo tersebut, dikatakannya saat beraudiensi dengan Barisan Pemuda Nasional yang datang ke Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur.

Saat itu, Barisan Pemuda memrotes demonstrasi di Indonesia yang menginjak dan membakar bendera Malaysia. Rusdiharjo saat itu menyampaikan permintaan maaf atas pembakaran bendera yang terjadi di Indonesia. "Saya anggap wajar. Jadi secara jantan saya katakan minta maaf. Kita pun di Indonesia akan marah kalau bendera kita dibakar," ujarnya.

Mantan Kapolri itu menyampaikan permintaan maaf kepada warga Indonesia bila harus mendengar hal yang tidak enak mengenai pernyataannya angry dan crazy.

Ia yang menyadari kata-katanya dipelintir, tidak dapat berbuat apa-apa. "Kalau di Indonesia saya bisa pakai hak jawab, tapi di Malaysia saya tidak tahu aturan mainnya," ujarnya sebelum rapat dengar pendapat antara Departemen Luar Negeri dengan Komisi Luar Negeri DPR RI.

Yophiandi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana acara Sidang ke-29 General Border Committee Malaysia - Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta 16 November 2000 [Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/356/2000; 2000/12/6]. Presiden Soeharto didampingi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad di Kuala Lumpur, Malaysia, 1987. [TEMPO/ Ekram Husein Attamimi; 13D/067/1992; 20030131].
Presiden Soeharto

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Orang Tua Lili Bertemu Dubes Indonesia untuk Malaysia
Perundingan Ambalat Tanpa Hasil
Dubes Rusdihardjo Harus Gugat Pers Malaysia
Puluhan Majikan Buruh Migran Ilegal Ditangkap
Indonesia Tidak Miliki Sistem Maritim
Tiga Saksi Penembakan TKI di Malaysia, Hari Ini Diperiksa
Pebisnis Malaysia: Kasus Ambalat Terlalu Dibesar-Besarkan
Jepang Akan Hibahkan Kapal Patroli
Rekonstruksi Penembakan TKI Berlangsung Tertutup
Mahasiswa Indonesia di Malaysia Somasi Duta Besar
> selengkapnya...


Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak
IMBANG?
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [5]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data