|
Nasional
Rekening Indra Setiawan Ditelusuri TPF Munir
Rabu, 23 Maret 2005 | 16:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir meminta kepada Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana yang masuk ke rekening orang-orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM, Munir.
Ketua TPF, Brigjen Marshudi Hanafi menyatakan, salah satu aliran dana yang akan diperiksa adalah yang mengalir ke rekening mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Indra Setiawan. "Indra Setiawan, dan tiga orang yang kami rekomendasikan ke penyidik kemarin," kata Marshudi menjawab pertanyaan wartawan rekening siapa saja yang akan diperiksa, Rabu (23/3).
Sebelumnya, TPF merekomendasikan ke penyidik Mabes Polri empat nama yang merupakan manajemen Garuda untuk diperiksa karena diduga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan Munir. Mereka adalah mantan Direktur Utama Garuda Indra Setiawan, Vice Prisident Corporate Security Rahmelgia Anwar, Secretary Chief Pilot Airbus 330 Rohainil Aini, dan Pollycarpus.
Dalam perkembangan selanjutnya TPF menambah satu kru Garuda lagi yang diduga ikut terlibat dalam pembunuhan Munir. Dia adalah Vice President Human Resources Departement Daan Ahmad. PPATK, menurut Marshudi, menyatakan komitmen untuk membantu TPF dalam mengungkap kasus terbunuhnya Munir, termasuk menelusuri aliran dana yang masuk ke rekening orang-orang yang diduga terlibat. "Mereka (PPATK) sudah membuka diri. Meskipun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, tetapi itu internal saja,"kata Marshudi.
Hari ini masih terus berlangsung pemeriksaan terhadap Pollycarpus dan Rohainil Aini. Kuasa hukum Pollycarpus, Suhardi Somomoeljono mengatakan, agenda pemeriksaan hari ini adalah meneruskan cek dan ricek mengenai keberangkatan Pollycarpus ke Singapura. Indra Setiawan, menurut seorang penyidik, sering disebut-sebut dalam pemeriksaan kedua orang tersebut.
(erwin daryanto-tnr)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan (kanan) didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu, 13 November 2002. Pada kesempatan ini dibahas mengenai kesiapan semua angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2005/02/15/s_BC2002111319_high_thumb.jpg) |
![Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan pada rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu, 13 November 2002.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2005/02/15/s_BC2002111314_high_thumb.jpg) |
| Indra Setiawan dan Omar Berto
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|