Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Calon Ketua Umum PAN Sebaiknya Tidak Rangkap Jabatan
Selasa, 22 Maret 2005 | 19:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Calon Ketua Umum Partai Amanat Nasional sebaiknya tidak rangkap jabatan. Rangkap jabatan sebagai partisipan dan eksekutif akan membuat calon ketua umum tidak independen. "Amien Rais sejak menjadi ketua umum telah mengingatkan, dengan kedudukan menteri sebagai pembantu presiden, maka citra independensi menjadi kabur, ada split personality," ungkap AM Fatwa, Wakil Ketua Wakil Ketua DPR yang juga Sekjen PAN di Gedung MPR/DPR (22/3). Fatwa mencontohkan dalam sikap kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak, timbul dilema antara mengikuti fraksi atau presiden.

Oleh karenanya, kata Fatwa, apabila ingin berniat menjadi ketua umum, sebaiknya melepaskan jabatan di kabinet. Menurutnya, di dalam tata tertib partai (tatib) belum diatur mengenai larangan jabatan rangkap. "Itu memang terserah kongres, namun saya yakin hal ini akan digelindingkan pembahasannya," tutur Fatwa.

Hal yang sama diungkapkan Abdillah Thoha, Ketua Fraksi PAN.

Dia menegaskan, apabila Hatta Radjasa, calon ketua umum PAN yang saat ini menjabat Menteri Perhubungan, segera mengundurkan diri sebagai menteri apabila berniat membesarkan partai. "Karena mengurus partai itu tidak mudah, jangan sampai malah semuanya jadi berantakan," tuturnya.

Menurutnya, upaya ini bukan merupakan bentuk menjegal Hatta, tapi merupakan wacana yang telah lama berkembang.

Yuliawati

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mobil hias PAN pada karnaval/ kampanye bersama partai-partai peserta pemilu di jalan Thamrin, Jakarta, 19 Mei 1999 [TEMPO/ Mahanizar; 32D/258/1999; 20010406]. Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (kiri) dan Siswono Yudohusodo (kanan) dalam acara Dialog Pasangan Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 30 Juni 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040826]
Amien Rais dan Siswono Yudohusodo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PAN Tak Takut Koalisinya dengan PPP Bubar
Hatta Mengaku Didukung 200 Pimpinan Daerah
Hatta Radjasa Ajukan Diri Menjadi Ketua Umum PAN
Kandidat Ketua Umum PAN Saling Klaim Dukungan
5 Anggota DPR Ajukan Judicial Review Kenaikan BBM
Posisi Anggota Tim Formatur PAN Mulai Dilirik
Kandidat Ketua PAN Didesak Umumkan Susunan Calon Kabinet
Kandidat Ketua Umum PAN Diminta Umumkan Susunan Calon Pengurus
Muhammadiyah NTB Akan Fasilitasi Pembentukan PAM
PAN Bakal Jadi Pimpinan BK DPRD DKI
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Wayne Rooney Kecanduan PlayStation
Setio Rahardjo Meninggal Dunia
Menu Istimewa Eros Djarot
Jangan Gula Sembarang Gula
Tiga Pekerja Indonesia Disiksa di Irak

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data