Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

M.Fadjroel Rachman : PKS Memuakkan
Selasa, 22 Maret 2005 | 17:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:M. Fadjroel Rachman, Ketua Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman) Indonesia, mengaku kecewa dengan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akhirnya mendukung pemerintah menaikan harga BBM. "PKS tidak konsisten. Itu memuakan,"ujar Fadjroel yang juga aktivis mahasiswa 1980-an. Menurutnya, PKS tampak main-main dengan sikapnya dan hanya memberikan pernyataan dimulut tanpa tindakan konkret.

Dirinya mengaku berharap banyak pada Fraksi PKS untuk konsisten menolak kebijakan pemerintah dalam menaikan tarif BBM. Sedangkan pada sikap PDIP dan PKB menurutnya punya standar ganda. "Mereka merasa berjuang demi kepentingan masyarakat. Padahal PDIP dan PKB kan dulu juga menyetujui kenaikan BBM pada pemerintahan sebelumnya,"kata Fadjroel.

Untuk membersihkan diri, PKS perlu menunjukan keseriusannya dengan menarik mundur tiga Menterinya dalam Kabinet Indonesia bersatu. "Kalau perlu PAN juga begitu. Tarik keluar saja Hattaradjasa,"ujar Fadjroel.

Sebagai mantan aktivis mahasiswa, Fadjroel berharap kelompok mahasiswa akan terus menekan pemerintah agar isu BBM tidak dilupakan masyarakat karena mencuatnya isu lain. "Hanya pada mahasiswa saya berharap,"ujarnya.

Fadjroel mengaku, sudah mempertanyakan keputusan PKS tersebut pada Rama Pratama, anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PKS, melalui SMS. "Tapi sampai sekarang belum dibalas. Ini pertama kalinya dia tidak membalas SMS saya,"katanya.

Astri Wahyuni

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Nelayan tradisional Muara Angke sedang mengisi solar ke dalam kapal yang akan dipakai berlayar, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010902-122 Pembeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134 Muara Angke, Jakarta, 22 Mei 2001 [TEMPO/ Awaluddin R.;32D/347/2001; 20010621].
Nelayan Mengisi BBM Solar ke Kapal
Pompa Bensin Muara Angke
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Asumsi Pemerintah Harga Minyak Dunia US $ 35
Wakil DPR: Pemerintah Diminta Kurangi Arogansi
Mahasiswa Sulsel Paksa Gubernur Tolak BBM Naik
Ruang Partai Demokrat dan Golkar Disegel
FPI : Haram Naikkan Harga BBM
Wakil Rakyat Kotor, Perlu Dibersihkan
Perundingan Soal Tarif Angkutan Bekasi Masih Alot
Rakyat Solo Duduki DPRD Minta BBM Turun
Sidang Paripurna Hari Ini Akan Voting 5 Opsi
Kwik Usul DPR Gunakan Hak Angket
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Departemen Pendidikan Nasional
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [8]


Berita Terakhir

Bank Indonesia Dinilai Gagal Kawal Rupiah
Surat Suara Pilwali Kediri Nyaris Mencapai 1 Meter
Soekarwo Dekati PGRI
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data