|
Nasional
Direksi Baru Garuda Diminta Kooperatif
Senin, 21 Maret 2005 | 16:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komite Aksi Pembela Kasus Munir (Komite) meminta agar PT. Garuda Indonesi Airways (Garuda) berani mengungkap dalang pembunuhan aktifis hak asasi manusia, Munir, termasuk jika melibatkan pejabat publik. "Garuda agar bersikap kooperatif,"ujar Kepala Divisi Advokasi Strategis Kontras Indria Fernida di sela-sela aksi Komite di ulang tahun Kontras ke-7 di depan kantor Garuda di Jakarta Senin (21/3).
Komite menyerahkan sepenuhnya penanganan Munir pada TPF. Namun, Indria menduga keterlibatan sejumlah awak dan Direksi Garuda serta pihak lain seperti Badan Intelejen Negara (BIN) dibalik pembunuhan Munir. "Kami tidak berani menuding pihak lain,"ujarnya.
Soal, awak Garuda, Pollycarpus yang telah dinyatakan tersangka, menurut Indria, Pollycarpus bukan sekedar boneka, tetapi sudah menjadi bagian pembunuhan politik sistematis dan konspiratif tokoh HAM itu guna menjegal penegakan HAM dan demokrasi. "Pollycarpus telah lama dipakai, ia selalu membayangi kerja teman-teman LSM,"ujarnya.
Badriah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan (kanan) didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu, 13 November 2002. Pada kesempatan ini dibahas mengenai kesiapan semua angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2005/02/15/s_BC2002111319_high_thumb.jpg) |
![Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan pada rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu, 13 November 2002.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2005/02/15/s_BC2002111314_high_thumb.jpg) |
| Indra Setiawan dan Omar Berto
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|